Maria Selamat tapi Kehilangan Mama: Kesaksian Korban Gempa M7,7 di Pelabuhan Maumere NTT
Tribun-video September 08, 2026 09:56 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Kisah haru datang dari Maria Mbadhi, penumpang KM Bukit Siguntang yang selamat setelah terjatuh ke laut saat gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur.Peristiwa itu terjadi di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (15/8/2026) pagi, ketika kapal Pelni tersebut sedang bersandar setelah tiba dari Makassar.Saat gempa mengguncang, suasana pelabuhan mendadak panik hingga ruang tunggu penumpang ikut bergoyang dan runtuh.Tali kapal yang terikat di dermaga terlepas, sementara tangga penghubung kapal dan dermaga terjun ke laut ketika sejumlah penumpang masih berada di atasnya.Maria yang saat itu hendak turun ke dermaga ikut terjatuh ke laut karena penumpang berdesak-desakan menyelamatkan diri."Saya jatuh dari tangga kapal saat mau turun ke dermaga karena kami berdesak-desakan mau selamatkan diri. Saya sempat teriak, \'Mama, tolong saya.\' Setelah itu saya mengapung di pinggir dermaga dan berusaha berenang ke pinggir," kata Maria.Dalam kondisi panik, Maria bertahan hidup dengan berpegangan pada tiang dermaga hingga akhirnya seorang warga datang dan membantunya naik ke daratan.Selain nyaris kehilangan nyawa, Maria juga kehilangan telepon seluler, sandal, serta uang tunai Rp500 ribu yang berada di dalam dompet.Namun, perjuangannya menyelamatkan diri ternyata menjadi awal dari kisah yang jauh lebih pilu.Maria pulang ke Maumere setelah setahun merantau dan bekerja di Makassar untuk menemui sang mama yang sedang sakit keras dan dirawat di RSUD dr TC Hillers Maumere.Kakaknya yang datang menjemput sempat mengira Maria masih berada di atas kapal, sebelum akhirnya menemukan sang adik dalam kondisi basah setelah berhasil diselamatkan.Setelah dievakuasi, Maria langsung menemui mamanya di rumah sakit.Sang mama yang mengetahui Maria selamat dari gempa langsung menangis dan memeluk putrinya."Saat saya bertemu mama di rumah sakit sebelum meninggal, saya masih ingat mama bilang ke saya, \'Puji Tuhan Maria, kau selamat.\' Mama hanya menangis dan peluk saya," ujar Maria.Maria tak menyangka pertemuan tersebut menjadi salah satu pertemuan terakhir dengan sang mama.Jumat (28/8/2026) pagi, tepat 13 hari setelah gempa, sang mama meninggal dunia.Malam harinya, Maria duduk di samping jenazah ibunya sambil menangis bersama keluarga di rumah mereka.Meski masih mengalami trauma akibat gempa dan jatuh ke laut, Maria bertekad kembali ke Makassar setelah menyelesaikan pemakaman untuk membantu ayah dan keluarganya."Kalau ada guncangan saya takut. Saya masih trauma berat," katanya.Selain kehilangan barang-barang pribadi, Maria juga belum mengetahui keberadaan tasnya yang kemungkinan tertinggal di kapal atau terbawa penumpang lain.Sebelum kapal bersandar, seorang penumpang laki-laki asal Kecamatan Bola sempat menawarkan bantuan membawa tas Maria ke dermaga.Saat gempa terjadi, Maria panik dan langsung berusaha menyelamatkan diri hingga tidak lagi memikirkan tas tersebut.Tas itu berisi pakaian, permainan anak, dan sabun, sedangkan Maria tidak memiliki nomor kontak penumpang yang menawarkan bantuan tersebut.Ia berharap jika tasnya terbawa penumpang asal Bola, barang tersebut dapat dikembalikan ke rumahnya."Kalau tas saya dibawa bapak dari Bola bisa bawa ke rumah saya. Kalau memang tas saya lupa dibawa turun ke dermaga tidak apa-apa. Tas saya hilang tidak apa-apa, yang penting saya selamat," ungkapnya. (*)Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul Kisah Maria, Penumpang Kapal Pelni yang Berusaha Berenang Usai Jatuh ke Laut Saat Gempa di Maumere, https://flores.tribunnews.com/sikka/64486/kisah-maria-penumpang-kapal-pelni-yang-berusaha-berenang-usai-jatuh-ke-laut-saat-gempa-di-maumere?page=all.Program: Saksi KataSumber: Tribun FloresEditor: Akmal Khoirul Habib#GempaFlores #GempaNTT #Maumere #Sikka #KMBukitSiguntang #PelabuhanLaurensSay #KisahHaru #KorbanGempa #MariaMbadhi #SaksiKata