Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zaki Mubarak | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA – Senyum bahagia terpancar dari wajah Katratunida, seorang guru ngaji di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Rumahnya yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni (RTLH) kini telah selesai direhabilitasi hingga 100 persen oleh jajaran TNI Angkatan Darat.
Hunian berukuran 6 x 6 meter tersebut diperbaiki secara menyeluruh lantaran kondisi bangunan sebelumnya cukup memprihatinkan. Atap rumah mengalami kebocoran di berbagai bagian, sementara dinding bangunan telah lapuk dimakan usia.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal melalui Danramil 02/Kuta Makmur Letda Inf Andriyanto, Selasa (8/9/2026), mengatakan pembangunan rumah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran.
Pengerjaan rumah dilakukan secara gotong royong oleh jajaran TNI. Proses rehabilitasi dikebut selama 18 hari hingga akhirnya rampung dan siap ditempati.
“Kini, rumah baru tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, serta satu kamar mandi di bagian luar,” ujar Danramil.
Baca juga: Kapolres Aceh Selatan Janji Rehab Rumah Janda Eks Kombatan GAM
Katratunida bersama suami dan kedua anaknya kini telah menempati rumah tersebut.
Hunian baru itu dinilai jauh lebih layak, aman, dan nyaman dibandingkan rumah mereka sebelumnya.
Katratunida tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal keluarganya telah berubah.
Sambil berkaca-kaca, ia mengaku proses pembangunan rumah tersebut berlangsung begitu cepat dan terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
“Rasanya seperti mimpi. Tiba-tiba rumah kami dibangun dan sekarang sudah selesai 100 persen. Dulu rumah kami tidak layak huni, banyak yang bocor di mana-mana dan dindingnya juga sudah lapuk,” ungkap Katratunida.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Haji Eko Setiawan bin Katoh yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya.
“Sekarang kami sekeluarga sudah memiliki rumah yang layak. Saya bisa melihat tawa anak-anak dan mereka bisa tumbuh di rumah yang lebih layak,” katanya.
Katratunida berharap kebaikan yang diberikan kepadanya dan keluarganya menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah membantu pembangunan rumah tersebut.
“Semoga kebaikan ini menjadi keberkahan bagi Bapak KSAD dan Haji Eko Setiawan, baik di dunia maupun di akhirat,” doa Katratunida.