Persiapan Haji 2027 Dimulai, Ratusan CJH Jombang Jalani Perekaman Biometrik
Wiwit Purwanto September 08, 2026 10:32 PM

 

1.121 CJH Jombang Disiapkan Berangkat Haji 2027, 200 Jemaah Mulai Rekam Biometrik

SURYA.CO.ID JOMBANG - Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Jombang untuk musim haji 2027 mulai memasuki tahapan administrasi. Sebanyak 1.121 jemaah telah masuk dalam daftar yang dipersiapkan untuk berangkat ke Tanah Suci.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.103 jemaah merupakan calon jemaah yang telah melalui proses verifikasi. Selain itu, terdapat 18 jemaah lanjut usia (lansia) yang juga masuk dalam persiapan keberangkatan.

Salah satu tahapan yang kini berjalan adalah perekaman biometrik untuk kebutuhan bio visa. Hingga awal September 2026, sekitar 200 calon jemaah telah menjalani proses tersebut di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang.

Proses perekaman meliputi pengambilan sidik jari, foto wajah, serta pemindaian paspor. Sejumlah calon jemaah terlihat mengikuti antrean untuk menyelesaikan tahapan administrasi tersebut.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang Ilham Rohim mengatakan, proses persiapan keberangkatan masih berlangsung, termasuk pengurusan paspor bagi calon jemaah yang telah dinyatakan berhak berangkat.

Baca juga: Safari Haji Digelar di Surabaya, BPKH Dorong Ekosistem Haji Makin Mudah 

“Jemaah haji Kabupaten Jombang sedang proses mengurus paspor. Jemaah yang berhak berangkat dan sudah terverifikasi ada sebanyak 1.103, ditambah jemaah haji lansia 18 jemaah,” ucap Ilham kepada Tribunjatim.com, Selasa (8/9/2026).

Verifikasi Tahap Kedua Tambah 71 Jemaah

Menurut Ilham, pada verifikasi tahap kedua terdapat tambahan 71 calon jemaah. Kemenhaj Jombang juga telah membentuk grup komunikasi khusus bagi jemaah yang dipersiapkan berangkat pada 2027.

Selain itu, disiapkan pula kelompok calon jemaah cadangan yang akan diproyeksikan untuk keberangkatan berikutnya pada 2028.

Untuk mengantisipasi adanya calon jemaah yang batal atau menunda keberangkatan, Kemenhaj Jombang menyiapkan sekitar 200 jemaah cadangan.

Baca juga: Haji Furoda Tak Kunjung Berangkat, Warga Madiun Tertipu Rp 1,24 Miliar

Namun, jemaah cadangan tersebut hanya akan diberangkatkan apabila masih terdapat kuota setelah seluruh jemaah utama terakomodasi.

“Sekitar 200 jemaah haji cadangan yang ikut berangkat di tahun 2027. Ketika kuota masih ada, tapi kalau kuota sudah terisi, cadangan tidak masuk,” jelasnya.

Dalam tahapan verifikasi, calon jemaah juga diminta menentukan sikap terkait keberangkatan. Mereka dapat memilih untuk berangkat pada musim haji 2027 atau menunda keberangkatan.

Bagi jemaah yang menyatakan siap berangkat, mereka harus membuat pernyataan kesanggupan untuk berangkat sekaligus melunasi biaya haji sesuai ketentuan.

Sementara calon jemaah yang memilih menunda diwajibkan membuat surat pernyataan bermaterai Rp10 ribu. Alasan penundaan dapat beragam, mulai dari menunggu mahram, kondisi kesehatan, pertimbangan ekonomi hingga masih memiliki anak kecil.

“Ketika jemaah haji tunda, maka harus membuat pernyataan tunda dengan bermaterai Rp10.000. Penundaan itu ada kalanya menunggu mahram, mungkin karena sakit, ada alasan ekonomi, atau punya anak kecil,” pungkas Ilham.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.