TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama Satgas Pangan Polri dan Polda Jawa Timur meninjau kondisi stok dan produksi beras di PT Samudera Indo Pangan, Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan, Bondowoso, Selasa (8/9/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras, mulai dari bahan baku, proses penggilingan, stok hingga kualitas produk yang beredar di masyarakat.
Tim gabungan turut didampingi Polres Bondowoso, Bulog, serta Diskoperindag Bondowoso. Mereka melihat langsung seluruh tahapan penggilingan dan kondisi persediaan beras di pabrik tersebut.
Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas RI, Hamid Sangadji, mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan beras di setiap lini tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
PT Samudera Indo Pangan menjadi salah satu lokasi yang dipantau karena produk beras dari pabrik tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah, termasuk Bondowoso dan Jember.
"Kapasitas stoknya sangat tersedia," ujar Hamid.
Baca juga: Pertamina Tambah Pasokan hingga 38 Persen, Antrean BBM di Bondowoso Masih 500 Meter
Berdasarkan hasil pemantauan, stok beras di pabrik dinilai aman. Kondisi tersebut didukung oleh pergerakan bahan baku yang berlangsung setiap hari sehingga gabah masuk dan hasil produksi keluar secara rutin.
Selain kuantitas, tim juga mengecek mutu beras. Hasilnya, kualitas beras yang diproduksi dinilai baik.
Hamid mengatakan pemantauan ketersediaan beras tidak hanya dilakukan di Bondowoso dan Jember. Bapanas bersama tim terkait juga melakukan pengecekan di 13 provinsi di Indonesia.
Untuk wilayah Jawa Timur, pemantauan sebelumnya difokuskan di Surabaya, Lamongan, Kota Probolinggo, Malang dan sejumlah daerah di sekitarnya.
"Minggu ini kita fokus ke Banyuwangi dan Jember," katanya.
Hamid juga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Untuk kebutuhan beras medium, masyarakat dapat memperoleh beras SPHP yang disuplai Bulog. Sementara beras khusus juga disebut masih tersedia dalam kondisi aman.
Baca juga: UMKM Bondowoso Mulai Keluhkan Sulit Mendapat Beras Premium dan Medium
Pabrik Produksi Hampir 250 Ton Beras per Hari
Head Operational Pabrik Beras Indo Pangan, Sugiadi, mengatakan produk beras dari pabrik tersebut telah didistribusikan ke hampir seluruh Indonesia.
Beras yang diproduksi terdiri atas kualitas medium diperkaya dan multi-medium.
Dari sisi kapasitas, pabrik mampu menghasilkan hampir 250 ton beras dalam sehari. Sementara buffer stock berada di kisaran 400 hingga 500 ton per hari.
Menurut Sugiadi, gabah tidak disimpan terlalu lama karena dapat memengaruhi mutu beras. Rata-rata gabah yang masuk diproses dalam waktu sekitar dua hingga tiga hari.
"Kalau gabahnya berasal dari seputaran Bondowoso saja. Kualitas padi premium IR 64," ujarnya.