Limbah Pabrik Triplek Terbakar di Jalan Gunung Kencana Lebak, Kades Sebut Pembuangan Tak Berizin
Abdul Rosid September 08, 2026 11:17 PM

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Tumpukan limbah yang diduga berasal dari aktivitas pabrik triplek terbakar di Jalan Raya Gunungkencana, tepatnya di Desa Keusik, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.

Kebakaran tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sore sekitar pukul 17.40 WIB.

Namun, pada Selasa (8/9/2026) pagi, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi api kembali menyala.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, membenarkan adanya kebakaran tersebut.

Baca juga: Pencarian Lima Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau Dilanjut Besok

"Iya benar tadi pagi jam 07.00 WIB. Tapi kami belum menerima rilis dari Polsek, kami hanya menerima kejadian kebakaran sampah. Ya banyak sampah yang berkaitan dengan kegiatan kayu," ujar Febby saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (8/9/2026).

Febby mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

"Kita tidak tahu, apa terbakar atau dibakar," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Keusik, Deden Handayani, mengatakan kebakaran pertama kali terjadi pada Senin sore sekitar pukul 17.40 WIB.

"Kebakarannya kemarin sore jam 17.40 WIB. Cuma kalau tadi pagi siaga, khawatir apinya menyala lagi, menyiapkan Damkar lagi," ujar Deden.

Deden membenarkan bahwa material yang terbakar merupakan limbah pabrik triplek yang dibuang dari wilayah Kecamatan Gunungkencana.

"Iya, limbah pabrik triplek dibuang ke situ. Itu mah kebon orang Jakarta, cuma dititipkan ke warga Keusik," katanya.

Menurut Deden, pembuangan limbah tersebut tidak mengantongi izin.

"Tidak ada izin, tahu juga enggak saya juga," ucapnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran tersebut masih belum diketahui. Petugas juga masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.