Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan, Laga PSMS Lawan Sumsel United Dimajukan
Truly Okto Hasudungan Purba September 08, 2026 11:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pertandingan perdana PSMS Medan di kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027 resmi mengalami perubahan.  Awalnya pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada Minggu (13/9) itu dijadwalkan berlangsung sekira pukul 19:00 WIB. Kini, laga tersebut digelar lebih cepat menjadi pukul 15.30 WIB.

Perubahan waktu pertandingan itu dilakukan lantaran kondisi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Sumatera Selatan.

Sebelumnya, sesuai jadwal yang beredar duel Sumsel United kontra PSMS Medan akan digelar Minggu malam pukul 19.00 WIB. Jadwal tersebut juga tercatat dalam daftar pertandingan pekan pertama Championship 2026/2027.

Namun, ILeague kemudian melakukan penyesuaian waktu pertandingan. Informasi perubahan tersebut sudah diterima manajemen PSMS Medan melalui Circular Penyesuaian Waktu Kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 Nomor 440/LUI-KOM/IX/2026.

Surat yang ditandatangani Takeyuki Oya selaku Deputy Director of Competition & Commercial, menjelaskan,  dengan adanya penyesuaian itu, pertandingan yang menjadi pembuka perjalanan PSMS dan Sumsel United di kompetisi musim 2026/2027 akan berlangsung pada sore hari.

Pihak Sumsel United membenarkan adanya perubahan tersebut. Official Sumsel United, Abdullah Azis, menyebut keputusan memajukan kick-off berkaitan erat dengan kondisi udara di Palembang, terutama potensi kabut asap yang dinilai lebih mengganggu ketika pertandingan digelar malam hari. “Ya, benar ada perubahan menjadi sore hari. Karena kalau malam asap makin tebal, dikhawatirkan akan mengganggu pertandingan,” ucap Abdullah Azis.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi agar pertandingan tetap dapat berlangsung dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman bagi pemain, ofisial maupun penonton.

Kondisi kabut asap memang menjadi perhatian di Sumatera Selatan dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah laporan juga mencatat adanya kebakaran hutan dan lahan serta kondisi kualitas udara yang sempat terdampak kabut asap di Palembang.

Bagi PSMS, perubahan waktu ini membuat persiapan menghadapi Sumsel United ikut mengalami penyesuaian. Tim Ayam Kinantan kini harus bersiap menjalani laga pertama musim dengan kick-off pada pukul 15.30 WIB.

Untuk itu, kata Eko, dalam latihan timnya akan menggelar simulasi pertandingan sore. Hal ini guna menyesuaikan para pemain dalam menghadapi pertandingan sore.  "Kita akan simulasi sore (pada latihan) menjelang pertandingan. Tetapi kan kita latihannya selalu sore, jadi tidak masalah," pungkasnya. 

Baca juga: 8 Atlet Renang Asahan Bawa Pulang 22 Medali, Bupati Beri Uang Saku Rp1 Juta

31 Pemain

HINGGA saat ini, tim asuhan Eko Purdjianto itu tercatat telah memiliki 31 pemain yang akan dibawa mengarungi kompetisi kasta kedua Liga Indonesia musim ini. Dari 31 pemain itu terdiri dari tiga pemain asing dan 28 pemain lokal.

Kendati sudah memiliki 31 pemain, Presiden PSMS Medan Fendi Jonathan mengatakan, jumlah tersebut masih dapat berubah. Menurutnya, PSMS Medan masih berpeluang merekrut pemain tambahan ditengah jendela transfer yang masih dibuka.  "Jendela transfer masih buka yah. Kita lihat lah yah, siapa tau kalau ada tambahan. Ya, mungkin kalau ada tawaran bagus," ungkap Fendi kepada Tribun Medan.

Lebih lanjut, Fendi juga mengaku, masih melirik beberapa pemain sesuai kriteria yang dibutuhkan tim untuk mengarungi kompetisi musim ini. "Sebenarnya ada (incaran pemain lain) cuman masih belum di kasih," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.