Breaking News Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya, Disdikbud Padang Terapkan Sekolah Daring
Rezi Azwar September 08, 2026 11:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring mulai besok, Rabu (9/9/2026). Langkah darurat ini diambil akibat kualitas udara Kota Padang yang berada di level berbahaya akibat kabut asap.

Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dirilis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumatera Barat pada Selasa (8/9/2026), kualitas udara Kota Padang berada di angka 353 dengan indikator warna hitam atau kategori berbahaya.

Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan penetapan PJJ tersebut diputuskan pada Selasa malam, setelah melihat kondisi pencemaran udara yang kian memburuk.

"Benar, malam ini kita tetapkan aturan pembelajaran daring ini bagi siswa," ujar Yopi.

Baca juga: Kualitas Udara di Padang Berbahaya Akibat Kabut Asap, Catat 6 Langkah Antisipasi dari DLH

CUACA PADANG- Dampak kabut asap membuat jarak pandang terbatas di kawasan Sungai Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (5/9/2026).
CUACA PADANG- Dampak kabut asap membuat jarak pandang terbatas di kawasan Sungai Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (5/9/2026). (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Ia mengatakan, pembelajaran daring tersebut berlaku mulai 9 September hingga 11 September 2026.

Kata dia, aturan tersebut berlaku bagi siswa PAUD/TK, SD dan SMP Negeri dan swasta di Kota Padang.

"Setelah diberlakukan nanti, kita akan meninjau kembali, apakah tetap dilaksanakan pembelajaran daring atau tidak," jelasnya.

Ia menambahkan, kualitas udara di Padang kian memburuk beberapa hari terakhir.

Namun, mulai Selasa sore hingga malam, kualitas udara terpantau paling parah hingga masuk tingkat berbahaya.

Dengan kondisi udara yang tidak memungkinkan, pembelajaran jarak jauh atau daring harus diterapkan.

Baca juga: 23 Karhutla Landa Sumbar hingga September 2026, Kebiasaan Bakar Lahan Jagung Disorot

"Sebelumnya masih di tingkat sangat tidak sehat, ini sudah berbahaya, tidak mungkin dilakukan pembelajaran tatap muka. Selama tiga hari ini, kita akan lihat perkembangannya," tambahnya.

Yopi menegaskan bahwa informasi pemberlakuan belajar daring ini sudah disampaikan kepada pihak sekolah, sementara instansinya saat ini sedang merampungkan Surat Edaran (SE) resmi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.