TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bagi yang berencana mencari kesegaran di tengah padatnya kawasan Jakarta Utara kini memiliki opsi destinasi ekowisata alam yang asri.
Taman Wisata Alam Angke Kapuk menyajikan panorama rindang hutan bakau yang menjadi ruang hijau penting di pesisir ibu kota.
Kawasan konservasi ini menawarkan pengalaman liburan yang cocok untuk melepas penat bersama keluarga maupun kerabat.
Pengunjung bisa menyusuri jembatan kayu di antara pepohonan rindang, bersantai di area piknik, hingga mencoba berbagai wahana jelajah air.
Sebelum meluncur ke lokasi, calon wisatawan tentu perlu memperhitungkan jam operasional dan persentase biaya yang harus dikeluarkan.
Informasi detail mengenai jadwal buka fasilitas serta rincian tarif retribusi menjadi modal penting agar agenda liburan dapat terencana dengan matang.
Pintu masuk kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk melayani kunjungan wisatawan setiap hari tanpa libur.
Bagi masyarakat yang datang pada hari kerja biasa, gerbang utama mulai dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga ditutup kembali pada pukul 18.00 WIB.
Khusus kunjungan pada akhir pekan serta hari libur nasional, pengelola membuka area wisata lebih awal mulai pukul 07.00 WIB.
Langkah ini dilakukan untuk menampung antusiasme pengunjung yang ingin menikmati udara pagi segar di sekitar jalur trekking.
Wisatawan yang hendak menghabiskan waktu hingga sore tidak perlu risau mengenai kebutuhan makanan dan minuman di dalam area kawasan.
Baca juga: Tak Cuma di Jakarta, Ini 7 Wisata Aquarium Terbaik di Indonesia, Ada yang Terbesar Kedua di Dunia
Fasilitas kantin umum siap melayani para pembeli setiap hari sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.
Sementara bagi pengunjung yang ingin nongkrong santai, area Mangrove House Cafe beroperasi dengan penyesuaian jadwal harian.
Pada hari Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat, kafe mulai melayani pelanggan pukul 11.00 WIB hingga 19.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan buka lebih cepat pukul 10.00 WIB.
Wisatawan Nusantara
Pengunjung domestik pada hari kerja biasa dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp 30.000 per orang.
Sementara untuk kunjungan pada akhir pekan dan hari libur nasional, tarif tiket berlaku penyesuaian menjadi Rp 35.000 per orang.
Wisatawan Mancanegara
Wisatawan asing yang berkunjung pada hari kerja biasa dikenakan tarif sebesar Rp 120.000 per orang.
Biaya tiket masuk untuk wisatawan asing pada akhir pekan dan hari libur nasional dipatok sebesar Rp 125.000 per orang.
Rombongan Pelajar (Minimal 5 Orang)
Kategori rombongan sekolah atau pelajar mendapatkan keringanan tarif sebesar Rp 15.000 per orang pada hari kerja biasa.
Saat periode akhir pekan dan libur nasional, tarif khusus pelajar ini menyesuaikan menjadi Rp 20.000 per orang.
Paket Hemat Keluarga (4 Orang)
Pengelola menyediakan opsi paket keluarga untuk empat orang dengan tarif Rp 90.000 pada hari kerja biasa.
Baca juga: Rincian Harga Tiket Masuk Telaga Saat Puncak Bogor, Lengkap Rute dan Spot Foto Paling Hits
Memasuki hari Sabtu, Minggu, atau libur nasional, harga paket hemat keluarga ini dibanderol sebesar Rp 105.000.
Selain menikmati jalur jalan kaki di atas jembatan kayu, pengunjung juga bisa menjajal petualangan menyusuri perairan hutan bakau.
Aktivitas pendayangan wahana Mangrove Discovery Trip ditawarkan kepada wisatawan dengan tarif Rp 260.000 per orang.
Bagi pengunjung yang menginginkan rute penjelajahan perairan lebih jauh, tersedia paket Mangrove Explore Trip seharga Rp 370.000 per orang.
Pengalaman mendayung ini menjadi salah satu daya tarik utama untuk menikmati sudut estetik kawasan ekowisata.
Pengelola juga memberikan keleluasaan bagi pengunjung yang ingin membawa peralatan olahraga air milik pribadi dari rumah.
Bagi yang membawa perahu kayak atau papan stand up paddle sendiri, pihak pengelola mengenakan biaya registrasi wahana sebesar Rp 100.000 per unit.
Dengan memperhitungkan seluruh jadwal dan rincian tarif tersebut, pengunjung dapat mempermudah estimasi anggaran liburan.
Persiapan matang sejak awal akan membuat momen wisata bersama keluarga di pesisir Jakarta terasa lebih nyaman dan menyenangkan.