Kejar Sekolah Nasional Terintegrasi, Plt Bupati Kuansing Muklisin Siapkan Lahan 20 Hektare
Firmauli Sihaloho September 09, 2026 01:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tengah membidik program pendidikan strategis dari pemerintah pusat.

Tak ingin peluang itu lepas begitu saja, Pemkab Kuansing mulai bergerak menyiapkan usulan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Bukan sekadar mengusulkan, Pemkab Kuansing bahkan telah memetakan kebutuhan lahan yang menjadi salah satu syarat penting program tersebut.

Sedikitnya 20 hektare lahan harus disiapkan untuk pembangunan kawasan pendidikan terpadu itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, Muklisin, menegaskan daerahnya siap mengambil peluang tersebut.

"Lahan kita siapkan, kita juga bentuk Tim Persiapan Pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi kemarin," ujar Muklisin, Rabu (9/9/2026).

Muklisin mengatakan, Kuansing memiliki alternatif lahan milik pemerintah yang dinilai cukup strategis untuk dijadikan kawasan pendidikan.

Lokasi tersebut bahkan berada dalam kawasan yang juga direncanakan untuk pembangunan Sekolah Garuda, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan Komando Distrik Militer (Kodim).

Baca juga: Rincian Kasus ISPA di Kampar Selama Karhutla Agustus-September Per Kelompok Umur, Total 2000 Kasus

Baca juga: Purbaya Tawarkan SMI, Bupati Siak: Kita Mau Bayar Utang, Malah Disuruh Berutang

Menurut Muklisin, keberadaan sejumlah fasilitas strategis di kawasan tersebut justru dapat menjadi modal penting untuk mendorong pengembangan wilayah Kota Teluk Kuantan.

“Lahan ini sangat pas untuk menjadi kompleks pendidikan. Selain mendukung pengembangan sektor pendidikan, kawasan ini juga sangat strategis untuk pengembangan Kota Teluk Kuantan ke depan,” ujar Muklisin.

Pemkab Kuansing sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait rencana pengajuan SNT tersebut.

Dari koordinasi itu, persoalan lahan disebut menjadi salah satu tantangan utama bagi daerah yang ingin mengusulkan program serupa.

Karena itu, Muklisin meminta jajaran pemerintah daerah tidak menyia-nyiakan peluang ketika Kuansing memiliki lahan yang dinilai memenuhi kebutuhan.

“Belum banyak daerah yang mengusulkan karena keterbatasan lahan. Untuk itu, kita harus memanfaatkan kesempatan ini. Mumpung lahan yang dibutuhkan tersedia, Pemkab Kuansing berkomitmen untuk merebut kesempatan ini,” tegasnya.

Ia meminta tim persiapan yang telah dibentuk segera bekerja.
Seluruh persyaratan harus dipetakan dan dilengkapi agar usulan Kuansing dapat diajukan kepada pemerintah pusat secara utuh, terukur, dan tidak menyisakan persoalan administratif.

Bagi kita, SNT bukan hanya soal membangun gedung sekolah baru. Program tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan yang lebih berkualitas bagi masyarakat," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.