Pendapatan Daerah Morowali dalam RAPBD Perubahan 2026 Turun Rp236,8 Miliar
Regina Goldie September 09, 2026 02:23 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Pendapatan daerah Kabupaten Morowali mengalami penurunan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026.  

Berdasarkan dokumen RAPBD Perubahan 2026, yang di sampaikan dalam Rapat paripurna DPRD Morowali, Selasa (8/9/2026).

Pendapatan daerah yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp2.638.645.750.015 mengalami penyesuaian menjadi Rp2.401.819.519.411. 

Dengan demikian, pendapatan daerah Morowali berkurang sebesar Rp236.826.230.604 atau sekitar Rp236,8 miliar. 

Penyesuaian tersebut meliputi beberapa komponen pendapatan daerah. 

Baca juga: Daftar Nama 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang Kontak di Selat Sunda, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), dalam RAPBD Perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp1.488.322.988.393. 

Kemudian pendapatan yang bersumber dari transfer ditetapkan sebesar Rp901.706.275.188. 

Sementara pos lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat sebesar Rp11.790.255.830. 

Penurunan target pendapatan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah dalam penyusunan perubahan APBD 2026.  

Pemerintah daerah juga dituntut lebih realistis dalam menetapkan target pendapatan, sekaligus mengoptimalkan berbagai sumber penerimaan daerah yang masih dapat digali. 

Selain itu, kondisi tersebut membuat pengalokasian belanja daerah perlu dilakukan secara lebih hati-hati agar tetap sejalan dengan kemampuan keuangan daerah. 

Penyesuaian pendapatan menjadi salah satu bagian penting dalam pembahasan RAPBD Perubahan 2026 untuk memastikan kebijakan anggaran Morowali disusun berdasarkan kondisi fiskal yang lebih realistis.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.