TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, Iptu Bambang Hermiady, mengungkapkan, lokasi kecelakaan maut bus di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Muhajir, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, merupakan lokasi yang baru pertama kali terjadi kecelakaan lalulintas.
Hal tersebut disampaikan Bambang saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Rabu (9/9/2026).
"Baru kali ini terjadi," kata Bambang, siang.
Baca juga: BREAKING NEWS: Lagi, Kecelakaan di Mamuju Tengah, Truk Tangki Tabrak Truk Pengangkut Sawit
Bus mengangkut 12 penumpang berangkat dari Pare-pare, Sulawesi Selatan, tujuan Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Saat melintas di Jalan Trans Sulawesi menikung dan menurun, kendaraan diduga mengalami rem blong.
Akibatnya, sopir kehilangan kendali.
Bus menabrak pagar pembatas jalan sebelum terguling ke jurang sedalam 5 meter.
Kemudian terperosok ke area kebun sawit warga.
Akibat insiden tersebut, dua orang penumpang dinyatakan meninggal dunia.
Satu orang meninggal di lokasi kejadian.
Satu orang lagi meninggal di Puskesmas Lara, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah.
Sementara 10 lainnya mengalami luka-luka.
Kedua korban tewas diketahui berinisial R (penumpang) dan I (kernet bus).
Salah seorang penumpang selamat, Awaluddin, menuturkan suasana mencekam saat kecelakaan terjadi.
"Semua panik, semua teriak," katanya dengan suara bergetar.
Ia menyebut sopir juga ikut panik, sempat membanting setir ke arah pinggir jalan.
Awaluddin duduk di bagian tengah bus.
Akibat kecelakaan itu, ia mengalami luka di kaki dan paha akibat benturan keras.
Polres Mamuju Tengah telah menetapkan sopir bus berinisial S sebagai tersangka, Senin (7/9/2026).
Bambang menjelaskan, tersangka S dijerat dengan pasal terkait pengaruh obat-obatan saat mengemudi mengakibatkan korban jiwa.
S terancam hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah