TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kasus dugaan kejahatan seksual terhadap anak kembali dilaporkan terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Seorang anak perempuan berusia 15 tahun diduga menjadi korban.
Korban merupakan seorang pelajar yang duduk di bangku SMA.
Kasus tersebut kini dilaporkan oleh orang tua korban ke Polresta Mamuju, Rabu (9/9/2026).
Baca juga: Rentetan Aksi 15 Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Gadis 15 Tahun di Mamuju, Diseret ke Semak-Semak
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan persetubuhan terhadap anak tersebut.
"Sedang proses penyelidikan," ujar Iptu Herman Basir saat dikonfirmasi wartawan Tribun-Sulbar.com di Mapolresta Mamuju, Jalan KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kabupaten Mamuju, Rabu (9/9/2026).
Herman mengatakan, penyidik masih mendalami laporan tersebut.
Mulai dari kronologi kejadian, waktu, hingga lokasi kejadian masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.
"Penyidik akan lakukan serangkaian penyelidikan," kata perwira polisi berpangkat dua balok itu.
Ia menambahkan, penyidik akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terkait.
Selain itu, penyidik akan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap peristiwa tersebut secara lengkap.
Sebelumnya, kasus dugaan persetubuhan terhadap anak juga sempat menggemparkan Kabupaten Mamuju pada Rabu (28/8/2026).
Seorang anak berusia 15 tahun menjadi korban dalam kasus tersebut. Polisi mengungkap dugaan persetubuhan yang melibatkan 15 pria.
Polresta Mamuju berhasil mengungkap para pelaku setelah melakukan proses penyelidikan.
Dari 15 pelaku, 10 orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.
Sementara lima lainnya merupakan orang dewasa.
Belum genap sebulan setelah kasus tersebut terungkap, laporan dugaan persetubuhan terhadap anak kembali masuk ke Polresta Mamuju.
Kali ini, korban juga merupakan seorang anak perempuan berusia 15 tahun.
Orang tua korban telah melaporkan dugaan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Polresta Mamuju saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mendalami laporan orang tua korban dan mengungkap secara lengkap peristiwa yang dialami korban.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati