Mengapa ada mengheningkan cipta sebelum laga Liga Champions pekan ini?
Rina Kusumawati September 09, 2026 03:13 PM

Dalam pekan pertandingan yang sepenuhnya khusus untuk Liga Champions, setiap laga akan diawali dengan satu menit mengheningkan cipta.

Tidak ada jadwal pertandingan Eropa lain di luar laga-laga yang dimainkan di Liga Champions pada pekan ini, dan seluruh pertandingan akan menampilkan satu menit mengheningkan cipta sebelum sepak mula.

Seperti disampaikan oleh Henry Winter, penghormatan hening itu dilakukan untuk mengenang para korban yang meninggal dunia setelah serangkaian banjir bandang dahsyat di Nepal, dan akan disertai spanduk bertuliskan: "Anda tidak sendirian, Nepal."

Pada 7 September, Nepal menggelar hari berkabung nasional bagi mereka yang tewas dalam banjir tersebut. Diperkirakan sedikitnya 1355 orang meninggal dunia, sementara lebih dari 5000 lainnya masih hilang.

Lilin-lilin peringatan dinyalakan pada Senin malam, ketika tim penyelamat terus melanjutkan upaya mereka untuk menemukan para penyintas.

Banjir itu diyakini dipicu oleh runtuhnya gletser. Kini sudah dua pekan sejak bencana tersebut terjadi, dengan hari Senin menandai hari terakhir dari masa berkabung tradisional Hindu selama 13 hari.

Kabar ini muncul setelah dipastikan bahwa pertandingan Liga Primer dan EFL akhir pekan ini tidak akan menggelar satu menit mengheningkan cipta untuk para korban 9/11.

Sebanyak 67 warga Inggris meninggal dunia akibat serangan teror di Amerika Serikat pada 11 September 2001.

Sebaliknya, laga-laga Liga Champions pekan ini akan mengenang mereka yang kehilangan nyawa di kawasan perbatasan Nepal-Tibet.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin menegaskan: "Seluruh keluarga sepak bola Eropa akan berdiri bersama sebelum pertandingan pekan ini untuk menyampaikan belasungkawa terdalam kami dan dukungan kami kepada rakyat Nepal.

"Kami mendoakan mereka memiliki kekuatan dan ketangguhan saat terus memulihkan diri dari tragedi ini dan dampaknya," pungkasnya.

Satu menit mengheningkan cipta dan pengangkatan spanduk itu dimaksudkan untuk membantu menjaga perhatian internasional terhadap Nepal, sekaligus membantu upaya menemukan para penyintas banjir yang masih hilang.

Sabtu lalu, seorang perempuan Nepal berusia 64 tahun berhasil ditemukan hidup oleh tim penyelamat dari rumahnya yang tertimbun di distrik Nuwakot, lebih dari 10 hari setelah rumah tersebut terendam.

Di Nepal, sedikitnya 5000 orang masih hilang, sementara lebih dari 500 orang belum ditemukan di Tibet. Seluruh 36 tim, dalam 18 pertandingan Liga Champions, akan bermain pekan ini, dengan satu menit mengheningkan cipta dilakukan di setiap pertandingan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.