TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI — Kebakaran hebat menghanguskan 4 ruko yang berisikan Toko Baju Raja Murah di Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Rabu (9/9/2026) siang.
Kepulan asap tebal dan kobaran api memicu kepanikan para karyawan yang berjibaku menyelamatkan barang dagangan dari ruko dua lantai tersebut. Kebakaran tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 13.50 WIB.
Menurut keterangan warga setempat, Mahmud, sumber api pertama kali terlihat muncul dari bagian atas bangunan.
Banyaknya material kain yang mudah terbakar membuat api menyebar sangat cepat hingga menguasai seluruh isi ruko.
Menerima laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Muaro Jambi langsung menerjunkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengungkapkan bahwa petugas harus bekerja ekstra keras untuk menjinakkan kobaran api. Personel di lapangan memanfaatkan berbagai sumber pasokan air secara maksimal.
"Selain itu, armada juga bolak-balik mengambil air ke markas, kami juga memanfaatkan kolam di belakang toko. Air dari kolam tersebut kami sedot menggunakan mesin pompa air untuk menyuplai armada," ujar Herman Susilo.
Baca juga: Karyawan Panik Selamatkan Barang pada Kebakaran Toko Baju Raja Murah di Sengeti
Baca juga: Roy Suryo Siap Jalani Sidang 17 September, Tantang Jokowi Hadir Langsung
Herman menambahkan, total air yang dihabiskan untuk menaklukkan si jago merah mencapai puluhan ribu liter.
"Total air yang dihabiskan dalam proses pemadaman ini sekitar 50 ribu liter," jelasnya.
Sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan Apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut Namun kuat dugaan jika kebakaran ini berasal dari arus pendek listrik.
Aksi sigap personel Damkar di lapangan turut didukung perbantuan armada dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaro Jambi untuk memperkuat suplai air.
Petugas fokus melakukan penyekatan intensif guna mencegah api merembet ke pemukiman penduduk serta bangunan pertokoan di sekitarnya.
Sementara itu, barang-barang pakaian yang sempat diselamatkan karyawan terpaksa diamankan ke area yang lebih jauh dari lokasi untuk menghindari kemacetan dan risiko kehilangan di tengah kerumunan warga. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (Tribunjambi.com/Muzakkir)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Roy Suryo Siap Jalani Sidang 17 September, Tantang Jokowi Hadir Langsung
Baca juga: Terdakwa Pencurian dengan Pemberatan di Jambi Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara