Respons AS seusai Kapal Selam Nirawaknya Disita Iran di Pintu Masuk Selat Hormuz, Ini Kata CENTCOM
valencia frida varendy September 09, 2026 06:42 PM

- Iran mengklaim berhasil menyita sebuah kapal selam nirawak alias drone milik AS di kawasan Selat Hormuz. 

Kini AS memberikan respons terkait klaim Iran. 

AS mengatakan bahwa drone bawah air miliknya hanya mengalami kerusakan teknis.

Hal itu disampaikan Juru Bicara US CENTCOM, Kapten Tim Hawkins pada Selasa (8/9). 

Terkait klaim Iran, CENTCOM justru memberikan penjelasan yang berbeda mengenai kondisi perangkatnya. 

Ia mengatakan drone bawah air yang dioperasikan pasukan AS mengalami kerusakan teknis sejak satu hari yang lalu. 

Lebih lanjut, ia mengatakan perangkat tersebut sedang melakukan survei perairan regional. 

Survei tersebut dilakukan untuk mendukung operasi yang sedang berjalan. 

"Sebuah drone bawah air yang dioperasikan oleh pasukan AS mengalami kerusakan teknis lebih dari sehari yang lalu," ujar Juru Bicara US CENTCOM, Kapten Tim Hawkins.

Namun CENTCOM tidak menyebutkan apakah perangkat tersebut telah disita Iran atau tidak. 

Pihaknya hanya menekankan bahwa unit yang bermasalah itu bukan drone rahasia berteknologi tinggi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.