TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARJO - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Kabupaten Sukoharjo tidak hanya diisi dengan kegiatan olahraga bersama.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mendorong momentum tersebut menjadi gerakan untuk membangun masyarakat yang aktif dan bugar.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, saat menghadiri peringatan Haornas yang digelar di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung sederhana dengan diawali senam pagi bersama. Suasana kemudian semakin meriah dengan sejumlah permainan tradisional dan olahraga ringan, salah satunya tarik tambang.
Sapto mengatakan, tema Haornas tahun ini, Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar, harus dimaknai lebih jauh dan tidak berhenti sebagai slogan maupun kegiatan seremonial.
Menurutnya, olahraga harus ditempatkan sebagai bagian dari gerakan nasional sekaligus agenda pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.
"Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar harus kita jadikan gerakan nasional dan agenda pembangunan. Pemerintah harus menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia," kata Sapto, Rabu (9/9/2026).
Ia menilai pembangunan kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan dengan memberikan pengobatan ketika masyarakat sudah sakit.
Upaya menjaga kesehatan harus dilakukan sejak awal dengan membangun kebiasaan hidup aktif.
"Kita tidak cukup hanya mengobati masyarakat ketika sakit. Kita harus membangun masyarakat yang aktif agar tetap sehat dan bugar," ujarnya.
Baca juga: DPRD dan Masyarakat Sukoharjo Hearing, Desak Perda Soal Penyimpangan Seksual
Sapto menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung masyarakat untuk berolahraga.
Menurutnya, pemerintah harus menjadi motor utama dalam mendorong gerakan masyarakat aktif dan bugar.
Hal itu dapat dilakukan dengan memastikan tersedianya ruang publik, fasilitas olahraga, jalur pejalan kaki, jalur bersepeda, hingga program olahraga yang mudah diakses masyarakat.
"Olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah, di tempat kerja, di desa dan kelurahan, di ruang publik, maupun di lingkungan keluarga," ungkapnya.
Menurut Sapto, berbagai kegiatan yang sudah tersedia di ruang publik juga perlu dimanfaatkan secara maksimal.
Salah satunya Car Free Day (CFD) yang tidak hanya menjadi kegiatan rutin mingguan, tetapi dapat dimanfaatkan untuk membangun budaya masyarakat yang gemar bergerak.
"Car Free Day harus kita manfaatkan sebagai salah satu ruang untuk membangun budaya masyarakat aktif, bukan sekadar kegiatan seremonial," katanya.
Lebih lanjut, Sapto menyebut keberhasilan pembangunan olahraga tidak seharusnya hanya diukur berdasarkan banyaknya kegiatan atau event olahraga yang digelar pemerintah.
Menurutnya, indikator yang lebih penting adalah perubahan perilaku masyarakat.
Pemerintah perlu mengetahui seberapa banyak masyarakat yang aktif bergerak, rutin berolahraga, hingga perkembangan tingkat kebugaran masyarakat.
"Kita harus mengetahui, berapa banyak rakyat yang aktif, berapa banyak yang rutin berolahraga, dan apakah tingkat kebugaran masyarakat kita meningkat. Data dan indikator harus menjadi dasar kebijakan," jelasnya.
Selain meningkatkan budaya olahraga, Sapto juga mendorong agar olahraga dapat diakses seluruh lapisan masyarakat secara inklusif dan berkeadilan.
Kesempatan untuk berolahraga, menurutnya, harus terbuka bagi anak-anak, pemuda, perempuan maupun laki-laki, lansia, masyarakat di wilayah perdesaan dan perkotaan, termasuk penyandang disabilitas.
"Anak-anak, pemuda, perempuan dan laki-laki, lansia, masyarakat perdesaan dan perkotaan, serta penyandang disabilitas harus memiliki kesempatan yang sama untuk bergerak dan berolahraga," pungkasnya.
Peringatan Haornas di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo tersebut pun menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan atau peringatan tertentu. (TribunSolo.Com, Anang Ma'ruf)