Dari Pemain Pelapis Jadi Harapan Baru, Perjudian Gila Liverpool Rekrut Bradley Barcola
Dwi Setiawan September 09, 2026 10:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perjudian besar dilakukan manajemen Liverpool saat mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain (PSG) di bursa transfer musim panas 2026.

Liverpool berani menggelontorkan uang senilai 123 juta poundsterling alias hampir Rp.2,3 Trilliun demi Barcola.

Biaya transfer tersebut terdiri dari biaya pokok (106 juta poundsterling), serta biaya tambahan sekitar 17 juta poundsterling.

Barcola hanya kalah dari Alexander Isak (Liverpool) dan Enzo Fernandez (Manchester City) sebagai dua pemain yang berstatus sebagai pemain termahal dalam sejarah Liga Inggris.

Melihat tingginya mahar yang disetujui Liverpool demi meminang Barcola, keputusan The Reds bakal dipertaruhkan.

Apalagi Barcola sendiri bukanlah pemain utama baik di level klub (PSG) maupun timnas (Prancis).

Di PSG, Barcola lebih banyak menjalani peran sebagai pelapis Desire Doue yang menjadi pilihan starter Luis Enrique.

Baca juga: Telat Panas Berujung Gelar Juara, Seni PSG Mengulang Kejayaan Real Madrid di Liga Champions

Selebrasi penyerang PSG, Bradley Barcola setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada pekan ketujuh Liga Champions, Kamis (23/1/2025) dini hari WIB.
Selebrasi penyerang PSG, Bradley Barcola setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada pekan ketujuh Liga Champions, Kamis (23/1/2025) dini hari WIB. (Twitter @PSG_inside)

Sejak bergabung dengan PSG dari Lyon pada tahun 2023, Barcola tercatat membela Les Parisiens selama tiga musim.

Berbagai kesuksesan telah diraih oleh Barcola, termasuk dua kali memenangkan gelar Liga Champions bersama PSG.

Dilihat dari statistik baik gol atau assist, catatan yang ditorehkan Barcola sebenarnya tidak terlalu meledak-ledak.

Hal itu terasa wajar mengingat perannya yang memang lebih banyak sebagai pelapis atau pemain pengganti.

Pemain berposisi winger ini kalah bersaing dengan Ousmane Dembele, Desire Doue maupun Khvicha Kvaratskhelia yang lebih dipercaya bermain sebagai starter memimpin lini depan PSG.

Dari total 152 laga yang dimainkan Barcola bersama PSG, pemain berusia 24 tahun itu mencatatkan 39 gol dan 37 assist.

Kontribusi 76 gol dari 152 sejatinya bukanlah catatan yang buruk.

Tapi, jika menilik pengaruh yang selama ini dimainkan Barcola, pemain kelahiran Prancis tersebut tidak punya pengaruh sebesar Dembele atau Kvaratskhelia di lini depan PSG.

Di level timnas, Barcola juga kalah telak saat harus bersaing dengan pemain seperti Michael Olise ataupun Kylian Mbappe.

Berkaca dari fakta tersebut, Barcola masih perlu membuktikan diri bahwa harga mahal yang rela ditebus Liverpool harus sesuai dengan performa dan pengaruhnya di atas lapangan.

Setelah menuntaskan kepindahannya ke Liverpool setelah melewati berbagai drama sepanjang musim panas 2026.

Barcola akan menjadi harapan baru Liverpool untuk bisa meraih berbagai prestasi pada musim 2026/2027.

Pemain yang punya kecepatan kilat itu diketahui sudah menjalani debut sebagai pemain baru Liverpool, tepatnya dalam laga melawan Ipswich Town, Sabtu (5/9/2026) lalu.

Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 0-2 bagi Liverpool tersebut, Barcola bermain selama 25 menit.

Meskipun tidak langsung mencetak gol atau menyumbang assist, penampilan Barcola setidaknya sudah memberikan harapan baru bagi Liverpool yang menanti pengganti ideal dari kepergian Mohamed Salah.

Kini, Barcola tampaknya sudah bersiap untuk bermain sejak menit awal, tepatnya saat Liverpool bertanding melawan Atletico Madrid di Stadion Anfield pada matchday perdana fase liga Liga Champions, Kamis (10/9/2026) dinihari tadi.

Mendapat beban berupa harga transfer yang selangit ditambah beban tambahan sebagai suksesor Mohamed Salah jelas menjadi tantangan yang harus dipikul Barcola baik di dalam maupun luar lapangan.

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola mengaku percaya Barcola bakal bisa memegang peran kunci di tim besutannya.

Berbagai pengalaman hebat yang telah dilalui Barcola terutama saat bermain pada laga-laga besar menjadi dasar kepercayaan Iraola terhadap pemain barunya tersebut.

"Saya pikir Bradley Barcola adalah pemain yang meskipun masih sangat muda, tapi sudah mengalami malam-malam besar terutama di Liga Champions," akui Iraola dilansir TNT Sports.

"Ia telah memenangkan Liga Champions sebanyak dua kali, dan menjadi pemain penting di timnya,"

"Saya pikir pengalaman semacam itulah yang membuat kepercayaan dirinya tinggi, dia bakal membantu tim ini," tambahnya.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.