Karhutla Di Buol Kian Bertambah, Sekitar 15 Ha Terbakar di Dua Desa Kecamatan Momunu
Regina Goldie September 09, 2026 11:24 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - BPBD Sulteng kembali menerima laporan kebakaran hutan dan lahan pada Rabu, (9/9/2026), sekitar pukul 09.36 Wita.

Karhutla itu terjadi di dua Desa, yaitu Desa Pomayagon dan Desa Guamonial, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol pada Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan laporan BPBD Sulteng, kronologi karhutla itu terjadi karena cuaca panas yang ekstrim dan musim kemarau yang panjang.

Sehingga menyebabkan terjadinya kekeringan pada area hutan dan lahan menjadi mudah terbakar.

Kepala pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto mengatakan untuk pemicu atau penyebab kebakaran tersebut belum di ketahui.

Akibatnya, sekitar 15 Hektare lahan hutan terbakar di Dua Desa tersebut.

Asbudianto mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan assesment dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Buol.

Baca juga: Masalah LGBT Masuk Radar Ranperda di Komisi IV DPRD Sulteng, Hidayat Pakamundi : On Track

"Tim BPBD Buol, Polres Buol, dan tim gabungan sedang proses melakukan upaya pemadaman," katanya, Rabu (9/9/2026).

Kebakaran ini menambahkan titik baru dari 26 titik yang sebelumnya dilaporkan oleh BPBD Sulteng.

Selain titik, luasan lahan yang terbakar di Sulteng pun kian bertambah.

Sebelumnya, di Sulteng sendiri, wilayah paling tinggi terdampak Karhutla yaitu Kabupaten Tojo Una-una (Touna).

Berdasarkan informasi dari BPBD Sulteng, Kabupaten Touna dilanda karhutla sejak awal Agustus 2026.

Sampai saat ini, tercatat sebanyak 26 kali Karhutla melanda sejumlah wilayah di Kabupaten tersebut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.