Polrestabes Surabaya Usut Kecelakaan Beruntun Menur Pumpungan, Laju Kencang Alphard Terekam CCTV
Dyan Rekohadi September 09, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kasus kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Jalan Raya Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Rabu (9/9/2026) sore, kini resmi diambil alih penanganannya oleh Polrestabes Surabaya.

Insiden mengerikan itu melibatkan empat unit kendaraan roda empat, 11 unit sepeda motor, serta satu rombong bakso di lokasi kejadian.

Detik-detik tabrakan dahsyat itu sempat terekam kamera CCTV sekitar dan memperlihatkan mobil Toyota Alphard melaju cukup kencang dari arah timur menuju barat hingga menghantam barisan pemotor di depannya.

Baca juga: Detik-Detik Kecelakaan Toyota Alphard Seruduk Belasan Motor dan Mobil di Jalan Raya Menur Pumpungan

 

Baca juga: Pengakuan Sopir Toyota Alphard Pemicu Kecelakaan Beruntun Menur Pumpungan, Mengantuk Minum Obat

Laju Kencang dan Dugaan Tabrak Lari

Benturan keras tak terhindarkan melanda para pengendara sepeda motor yang tengah melaju searah di jalur itu.

Kapolsek Sukolilo, AKP Yunus Kurniawan, menjelaskan bahwa pengemudi Toyota Alphard mengaku mengantuk saat berkendara.

"Menurut informasi juga dari Pengemudi Toyota Alphard, awalnya sudah mengalami insiden dengan pengemudi lain, kemungkinan yang bersangkutan ini lari ketakutan," beber AKP Yunus.

 

 

Ia menambahkan, rekaman video dan kesaksian warga mengonfirmasi kecepatan tinggi mobil mewah itu sebelum menghantam deretan kendaraan lain.

"Berdasarkan bukti CCTV yang ada di lokasi maupun warga keterangan setempat, itu ada kecepatan lumayan tinggi dari kendaraan Toyota Alphard," imbuhnya.

Baca juga: Nasib Misni Penjual Bakso Korban Tabrakan Alphard Menur Pumpungan, Lolos dari Maut tapi Usaha Mandek

 

Pengemudi Mengaku Minum Obat

Mengenai dugaan melarikan diri usai tabrakan pertama, pihak kepolisian menegaskan hal itu masih didalami oleh Satlantas Polrestabes Surabaya.

Jarak antara lokasi kejadian awal dengan titik pemberhentian terakhir kendaraan diperkirakan mencapai setengah kilometer.

"Pengemudi Alphard sudah kami amankan, kalau jarak antara TKP awal dengan TKP terakhir, kurang lebih sekitar 500 meter," paparnya.

AKP Yunus menyebutkan bahwa pengemudi mengonsumsi obat sebelum berkendara karena kondisi fisiknya kurang fit.

"Kondisi pengemudi memang konsumsi obat, dalam arti pengakuannya dia kurang enak badan lalu minum obat, kalau tidak salah tabrakan pertama dengan mobil Innova, terus nabrak rombong bakso," tutup AKP Yunus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.