Kuala Lumpur (ANTARA) - Malaysia dan Indonesia terus memperkuat kerja sama strategis di bidang kesehatan untuk menghadapi tantangan kesehatan saat ini dan masa depan.

Kementerian Kesehatan Malaysia dalam keterangan di Kuala Lumpur, Rabu, menyampaikan hal tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, di sela Pertemuan ke-17 Menteri Kesehatan ASEAN di Malaysia.

Beberapa bidang baru yang menjadi perhatian antara lain kesehatan digital, pengobatan tradisional dan komplementer, penuaan yang sehat, serta kesehatan lingkungan, khususnya dalam menghadapi ancaman penyakit zoonosis dan demam berdarah dengue.

Kementerian Kesehatan Malaysia juga turut menekankan upaya memperluas pelaksanaan Nota Kesepahaman (MoU) Kesehatan yang ditandatangani di Jakarta pada 29 Juli 2025.

Menurut Kemenkes Malaysia, kerja sama erat antara kedua negara serumpun mencerminkan komitmen berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan sistem kesehatan serta memastikan keberlanjutan, kesinambungan, dan kualitas pelayanan kesehatan publik demi kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh Kementerian Kesehatan Malaysia turut menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang terus diberikan dengan menjadikan Malaysia sebagai salah satu tujuan utama wisata kesehatan, yang mencatat pendapatan lebih dari 2,2 miliar ringgit (Rp9,4 triliun) melalui 968.706 kunjungan pada tahun 2025.