Lea Simanjuntak Kembali Lewat 'Ruang di Hatimu' Usai Tujuh Tahun
Tim Showbiz September 10, 2026 12:30 AM

Liputan6.com, Jakarta - Usai tujuh tahun, Lea Simanjuntak kembali menghadirkan karya baru lewat single berjudul "Ruang di Hatimu". Kembalinya Lea ditandai dengan pendekatan produksi yang rapi namun terasa hidup, mengutamakan kebersamaan para pemain di ruang yang sama.

Di belakang layar, Lea bertemu lagi dengan rekan lamanya, musisi Nur Satriatama, yang kali ini duduk sebagai produser sekaligus penulis lagu. Kolaborasi itu mengarahkan lagu ke aransemen yang presisi namun tetap bernapas, sebuah cita-cita kreatif yang mereka pegang sejak awal proses.

Tak hanya dari sisi audio, "Ruang di Hatimu" juga hadir dengan video musik yang menggabungkan pengambilan gambar langsung di studio dan eksplorasi visual berbasis teknologi. Empat personel Agak Laen ikut tampil sebagai formasi brass, menambah warna pada sajian yang ditangkap secara live.

Kolaborasi Lama, Lea Simanjuntak dan Nur Satriatama

Dalam penggarapan single ini, Lea Simanjuntak kembali bekerja bersama Nur Satriatama. Nur dipercaya memegang dua peran penting, yaitu produser dan penulis lagu, menyatukan visi artistik di tahap penciptaan hingga produksi akhir.

Sentuhan produksi yang ia bawakan membentuk aransemen yang presisi namun tetap bernapas. Karakter ini bukan datang kebetulan, melainkan sejalan dengan ekspektasi Lea dan Nur sejak awal, memberi ruang pada nuansa dan detil yang muncul alami dari para pemain.

Pertemuan kembali keduanya sebagai rekan lama membantu menjaga benang merah ide, dari konsep hingga eksekusi. Dengan fondasi yang sama, keputusan-keputusan musikal yang diambil terasa konsisten dengan arah lagu, menguatkan tema "kehadiran" yang diusung.

Kehadiran produser yang juga menulis materi membuka jalur komunikasi yang ringkas. Alur kerja menjadi terarah, sementara aransemen diberi kesempatan untuk tumbuh organik, tanpa kehilangan ketepatan yang diupayakan sejak awal.

Rekaman Live di Satu Ruang

Seluruh proses rekaman dilakukan secara live, dengan seluruh musisi bermain dalam satu ruang dan satu waktu. Metode ini membuat interaksi antarpemain terjadi langsung di tempat, terekam utuh dalam performa yang sama.

Pendekatan tersebut dipilih secara sadar untuk menjaga interaksi dan dinamika. Dengan berbagi ruang, respons musikal dapat terjadi spontan, dari isyarat kecil hingga perubahan rasa yang muncul seketika selama permainan berlangsung.

Ketidaksempurnaan manusiawi diberi tempat, bahkan dijadikan kekuatan. Untuk lagu yang berbicara tentang kehadiran, napas, dan kedekatan, jejak-jejak kecil yang lahir dari permainan live dipertahankan sebagai bagian dari karakter rekaman.

Hasilnya, rekaman tidak sekadar rapi di atas kertas, tetapi juga memuat gerak yang terasa hidup. Elemen-elemen itu ikut menegaskan arah produksi, yakni aransemen yang presisi namun tetap bernapas, tanpa menghilangkan nuansa yang muncul di momen yang sama.

Video Musik Libatkan Agak Laen dan Proses 3D-AI

Video musik "Ruang di Hatimu" digarap oleh Riverbrick Studios, rumah produksi dengan rekam jejak lebih dari ribuan karya audio dan visual. Proyek ini berada di bawah arahan sutradara Alain Goenawan, Galih Pratama, dan Nur Satriatama.

Produksi visualnya menggabungkan dua pendekatan. Pertama, pengambilan gambar langsung di studio bersama Lea Simanjuntak dan para pemain. Kedua, dunia visual di sekelilingnya dibangun melalui proses asset 3D dan generatif berbasis AI yang dikerjakan sendiri oleh tim.

Salah satu kejutan dalam video ini adalah kehadiran empat personel Agak Laen. Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga tampil memainkan terompet, trombon, flugelhorn, dan tuba sebagai formasi brass.

Sejalan dengan semangat produksinya, formasi brass tersebut, seperti selebihnya dari video ini, direkam langsung di studio. Permainan mereka menyatu dengan alur pengambilan gambar, menangkap interaksi yang terjadi pada saat itu juga.

Pendekatan visualnya tetap mengikuti napas lagunya, intim, tenang, dan menahan diri. Perpaduan antara performa live dan konstruksi visual 3D-AI menjaga kesatuan rasa, sekaligus menawarkan cara pandang yang segar terhadap lagu dan performa di studio.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.