Profil Miliano Jonathans, Winger Serba Bisa Masuk Radar John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026
Rusaidah September 10, 2026 01:03 AM

 

BANGKAPOS.COM -- Tim Nasional Indonesia (Timnas) bersiap menuju gelaran turnamen regional FIFA ASEAN Cup 2026.

Sorotan publik tertuju dengan nama-nama pemain Timnas Indonesia yang digadang masuk debut FIFA ASEAN Cup 2026 yang diproyeksi berlangsung 24 September hingga 6 Oktober 2026.

Satu pemain Timnas Indonesia yang tersorot nama winger serba bisa Miliano Jonathans yang masuk radar juru taktik anyar Timnas Indonesia, John Herdman.

Winger adalah posisi pemain dalam olahraga (seperti sepak bola) yang beroperasi di sisi kiri atau kanan lapangan, yang biasa disebut sebagai sayap.

John Herdman memasukkan nama Miliano Jonathans ke dalam pemanggilan 26 pemain (Garuda Calling). 

Baca juga: Jadwal Resmi FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Vs Match 3 Laga, Jam Tanding, Bagan Final Grup A dan B

Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari penyegaran struktur penyerangan Merah Putih jelang laga krusial yang dijadwalkan berlangsung mulai September mendatang.

Keputusan John Herdman menyertakan pemain yang berkarier di Liga Belanda tersebut terungkap seiring terbitnya pemanggilan skuad oleh PSSI. 

Pemanggilan ini melengkapi perombakan komposisi pemain di mana nama-nama seperti Dean James dan Adrian Wibowo juga turut menghiasi daftar dipanggilnya amunisi anyar. 

Langkah Herdman ini diselaraskan dengan evaluasi menyeluruh atas performa transisi menyerang Timnas Indonesia.  

Kehadiran Miliano diproyeksikan untuk menutupi celah efektivitas peluang yang sempat dikritik publik pada laga-laga internasional sebelumnya.

Lantas, siapakah sosok Miliano Jonathans?

Miliano Jonathans, pesepak bola asal Belanda telah resmi berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Pengukuhan Miliano Jonathans sebagai WNI disampaikan langsung oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia, melalui Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Dalam pengukuhan itu, Supratman mengatakan bahwa penetapan Miliano Jonathans sebagai WNI atas keputusan presiden.

"Dengan ini secara resmi mengukuhkan saudara sebagai warga negara Indonesia Republik Indonesia yang tercantum dalam keputusan presiden yang telah dibacakan," ujar Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, dikutip dari Kompas.com, Kamis (4/9/2025).

Profil Miliano Jonathans

Miliano Jonathans merupakan pesepak bola profesional asal Belanda.

Ia lahir di Arnhem, Belanda, 5 April 2004.

Meski lahir di Belanda, tapi Miliano Jonathans punya darah keturunan Indonesia.

Sang nenek, disebut berasal dari Depok, Jawa Barat. 

Baca juga: Ranking Terbaru Peserta FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia 118, Cek 3 Match Grup A, Siapa Terbaik

Karena alasan itu pula, PSSI kemudian mengajak Miliano untuk bergabung di Timnas Indonesia.

Ia digadang menjadi pemain naturalisasi yang siap membela Skuad Garuda.

Soal karier, Miliano memulainya di klub lokal Arnhemse Boys di Belanda.

MILIANO JADI WNI - Miliano Jonathans (tengah) resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan dipersiapkan untuk menjadi pemain Timnas Indonesia. Pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans, resmi direkrut FC Utrecht dari Vitesse Arnhem. Ia pindah ke klubnya Ivar Jenner dan Ole Romeny, tolak gabung timnya Mees Hilgers bukan karena uang.
MILIANO JADI WNI - Miliano Jonathans (tengah) resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan dipersiapkan untuk menjadi pemain Timnas Indonesia. Pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans, resmi direkrut FC Utrecht dari Vitesse Arnhem. Ia pindah ke klubnya Ivar Jenner dan Ole Romeny, tolak gabung timnya Mees Hilgers bukan karena uang. (Instagram @kemenkum, Twitter/FCUTRECHT)

Pada 2014, ia bergabung dengan akademi tim profesional Vitesse Arnhem dan menapaki jenjang usia muda di sana, mulai dari U-10 hingga akhirnya menembus tim senior pada musim 2021/2022.

Selama tiga tahun di Vitesse, ia dikenal karena fleksibilitasnya di lini depan dan mulai mencuri perhatian di kancah domestik dan Eropa.

Pada Januari 2025, Miliano pindah ke klub besar Belanda, FC Utrecht, dengan biaya transfer sekitar €300.000.

Ia juga sudah mencatat pengalaman bermain di babak kualifikasi Liga Europa musim 2024/2025.

Silsilah Keturunan Miliano Jonathans

Miliano Jonathans ini merupakan keturunan Depok, Jawa Barat, sebagimana penuturan Willy Jonathans, Anggota Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC).

Menurut Willy, kakek buyut Miliano Jonathans itu adalah warga Depok asli.

Nama kakek buyut Miliano Jonathans, Henny Jonathans.

Henny Jonathans menikah dengan wanita keturunan Belanda, Rika Vanderwerf yang lahir di Garut, Jawa Barat.

Baca juga: Daftar 26 Skuad Mewah Bakal Masuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bikin Vietnam Ketar-ketir

Dari pernikahannya itu, Henny dan Rika memiliki anak bernama Maximilian Jonathans, yang merupakan kakek Miliano.

Maximilian kemudian punya anak laki-laki bernama Dennis Jonathans.

Dennis Jonathans adalah nama ayah Miliano Jonathan yang kemudian menikah dan tinggal di Belanda bersama ibu Miliano Jonathan, Trudy Theunissen.

Keluarga Miliano Jonathans di Depok 

Dari hasil penelusuran TribunnewsDepok.com, keluarga Miliano Jonathans masih ada yang tinggal di wilayah Depok.

Lokasi rumah keluarga Miliano Jonathans berada di Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoran Mas berdekatan dengan SMP Negeri 1 Depok.

Pihak keluarga, Willy Jonathans menjelaskan, garis keturunan Miliano berdarah Indonesia dari kakek buyutnya bernama Henny Jonathans, asli Depok.

Sedangkan nenek buyut Miliano Jonathans merupakan keturunan Belanda lahir di Garut, Jawa Barat bernama Rika Van Der Werf.

“Jadi boleh dikatakan sih Meliano itu asli keturunan Depok,” kata Willy kepada TribunnewsDepok.com, Rabu (27/8/2025).

Willy Jonathans memiliki silsilah keluarga dengan Miliano Jonathans dari kakek buyutnya yang merupakan kakak beradik. 

Keluarga Miliano pun kerap mengunjungi kediaman Willy di Depok saat berkunjung ke Indonesia.

Bahkan, sebelum rencana naturalisasi Miliano Jonathans menjadi WNI, pihak keluarga telah menghubungi Willy. 

“Soalnya sampai hari ini kami sering main WhatsApp dengan keluarganya juga,” ungkapnya.

“Jadi memang ada beberapa Jonathans di Depok, tapi yang masih rutin berhubungan boleh dikata ya sebulan bisa berkali-kali itu kita,” pungkasnya.

Klub Eredivisie Belanda, FC Utrecht, resmi mengumumkan bahwa Miliano Jonathans akan membela Timnas Indonesia. 

Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram resmi klub pada Selasa, 26 Agustus 2025, dalam sebuah video yang langsung mencuri perhatian publik.

Postingan itu berupa Miliano tampil mengenakan jersey FC Utrecht sambil mengalungi bendera Merah Putih.

Terdapat tulisan “Garuda Calling”, simbol pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.

Dalam video tersebut, Miliano menyatakan:

Proses naturalisasi Miliano telah disetujui DPR RI, tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres) untuk pengambilan sumpah sebagai WNI.

Ia diproyeksikan debut saat FIFA Matchday melawan Lebanon di Surabaya pada 8 September 2025.

Postingan ini bukan hanya pengumuman klub, tapi juga simbol transisi sejarah: dari cicit Presiden Kaoem Depok era Hindia Belanda, kini bersiap mengenakan seragam Garuda. 

Baca juga: Matchday Perdana Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jadwal Vs Singapura, Skema Lolos Fase Grup A

Miliano bukan hanya membawa skill dari Eredivisie, tapi juga membawa narasi kebangsaan yang kuat.

Ia adalah cicit dari Gerit Jonathans, Presiden Ke-1 Kaoem Depok tahun 1913 menjadikannya bukan sekadar pemain naturalisasi, tapi juga simbol sejarah yang hidup

Karier Sepak Bola

Akademi Vitesse
Bergabung sejak muda, mencetak 5 gol dan 6 assist di tim U-18, lalu naik ke U-21 dan tim utama.

FC Utrecht
Direkrut pada musim dingin 2025, telah tampil di kompetisi Eredivisie dan babak kualifikasi Europa League.

Statistik:
Vitesse U-18
6 penampilan, 5 gol

Vitesse U-21
25 penampilan, 5 gol, 1 assist

Vitese senior
40 penampilan, 11 gol, 4 assist

FC Utrecht
10 penampilan di tim utama

‘Hati Saya Memilih Indonesia’

Ia memiliki darah Indonesia dari garis ayahnya, yang berasal dari Depok, Jawa Barat.

Miliano menolak panggilan Timnas Belanda U-21 dan memilih Indonesia karena "hati saya memilih Indonesia", katanya.

Ia ingin berkontribusi pada tanah leluhurnya dan merasa atmosfer sepak bola Indonesia sangat meriah dan hidup

Miliano memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ayah, tepatnya dari sang kakek yang berasal dari Depok, Jawa Barat.

Ia merupakan cicit dari Gerit Jonathans, Presiden Ke-1 Kaoem Depok pada masa Hindia Belanda tahun 1913 sebuah fakta sejarah yang baru-baru ini terungkap dan membuat namanya viral di Indonesia.

Presiden pertama Kaoem Depok adalah Gerit Jonathans, yang mulai memimpin pada 14 Januari 1913 saat Depok diberi status sebagai daerah otonom setingkat republik di bawah Pemerintahan Hindia Belanda.

GABUNG TIMNAS INDONESIA - Miliano Jonathans saat berseragam Vitesse Arnhem elawan Emmen FC. Winger Vitesse tengah naik daun di Liga Belanda. PSSI resmi memulai proses naturalisasi terhadap Miliano Jonathans yang saat ini membela FC Utrecht untuk memperkuat Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Oktober 2025 mendatang.
GABUNG TIMNAS INDONESIA - Miliano Jonathans saat berseragam Vitesse Arnhem melawan Emmen FC. Winger Vitesse tengah naik daun di Liga Belanda. PSSI resmi memulai proses naturalisasi terhadap Miliano Jonathans yang saat ini membela FC Utrecht untuk memperkuat Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Oktober 2025. (Instagram/@milianojonathans_)

Gerit Jonathans terpilih melalui sistem pemilihan internal oleh delapan komisioner Kaoem Depok, dan sejak itu Depok memiliki struktur pemerintahan sendiri, lengkap dengan presiden, dewan kota, dan bahkan istana negara yang berlokasi di area yang kini menjadi Rumah Sakit Harapan.

Bukti sejarah tersebut tersimpan rapi di Gedung Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC), Jalan Pemuda No 72, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Pengurus YLCC Bidang Pendidikan, Suzana Legia Leander membenarkan keluarga Jonathans pernah memimpin Kaoem Depok.

Kata Suzana, Depok merupakan daerah khusus pada masa Pemerintahan Hindia Belanda sehingga memiliki presiden sendiri.

“Kan pada zaman itu, di Eropa, ada negara dalam negara, diizinkan,” kata Suzana kepada TribunnewsDepok.com, Rabu (27/8/2025).

"Jadi kami punya pemerintahan sendiri, istana negaranya itu di rumah sakit harapan,” sambungnya. 

Suzana menambahkan, keluarga Jonathans bernama Johanes Mathijs Jonathans juga menjadi Presiden ke-5 Kaoem Depok (1952) sebelum bergabung ke pangkuan NKRI. 

Daftar Pemain Timnas Indonesia Berpotensi Dipanggil Ikut TC

Kiper: Maarten Paes, Emil Audero, Cahya Supriyadi, Nadeo Arghawinata, Ernando Ari Sutaryadi.

Belakang: Jay Idzes, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dean James, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Eliano Reijnders, Nathan Tjoe-A-On, Jacob Sayuri.

Tengah: Ivar Jenner, Thom Haye, Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya.

Depan: Miliano Jonathans, Luke Vickery, Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Adrian Wibowo, Marselino Ferdinan, Egy Maulana Fikri, Beckam Putra.

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

DIVISI 1 – INDONESIA

Grup A (Jakarta – Stadion Gelora Bung Karno): Indonesia, Bangladesh, Malaysia, Singapura

Grup B (Bandung – Stadion Si Jalak Harupat): Vietnam, Pakistan, Thailand, Filipina

Fase Grup

Jumat, 25 September 2026
16.00 WIB — Bangladesh vs Malaysia (Jakarta)
16.00 WIB — Pakistan vs Thailand (Bandung)
19.30 WIB — Vietnam vs Filipina (Bandung)
20.00 WIB — Indonesia vs Singapura (Jakarta)

Minggu, 27 September 2026
16.00 WIB — Singapura vs Bangladesh (Jakarta)
16.00 WIB — Filipina vs Pakistan (Bandung)
19.30 WIB — Malaysia vs Indonesia (Jakarta)
19.30 WIB — Thailand vs Vietnam (Bandung)

Kamis, 1 Oktober 2026
16.00 WIB — Vietnam vs Pakistan (Bandung)
16.00 WIB — Thailand vs Filipina (Bandung)
19.30 WIB — Indonesia vs Bangladesh (Jakarta)
19.30 WIB — Malaysia vs Singapura (Jakarta)

Babak Final — Senin, 5 Oktober 2026, Jakarta
16.00 WIB — Perebutan Juara 3: Runner-up Grup A vs Runner-up Grup B
20.00 WIB — Final: Juara Grup A vs Juara Grup B

DIVISI 2 – HONG KONG

Grup A (Mong Kok & Kai Tak Stadium): Hong Kong, Laos, Brunei Darussalam

Grup B (Mong Kok & Kai Tak Stadium): Kamboja, Myanmar, Timor-Leste

Fase Grup

Kamis, 24 September 2026 (Mong Kok Stadium)
17.00 — Laos vs Brunei
20.00 — Myanmar vs Timor-Leste

Sabtu, 26 September 2026 (Kai Tak Stadium)
15.00 — Hong Kong vs Laos
18.00 — Kamboja vs Myanmar

Kamis, 1 Oktober 2026 (Kai Tak Stadium)
17.00 — Timor-Leste vs Kamboja
20.00 — Brunei vs Hong Kong

Final — Senin, 5 Oktober 2026
18.00 — Final: Juara Grup A vs Juara Grup B

(TribunnewsDepok.com/Bangkapos.com/Tribunnews.com/Bola.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.