SURYA.co.id - Nama Sholawat Adrikni diambil dari salah satu bagian lafaznya, yakni Adrikni (أَدْرِكْنِي).
Dalam bahasa Arab, kata adrikni secara umum dapat dimaknai sebagai "tolonglah aku", "selamatkanlah aku", atau "datanglah menolongku", sesuai dengan konteks kalimatnya.
Karena itu, Sholawat Adrikni secara umum dapat dipahami sebagai bacaan sholawat yang di dalamnya terdapat ungkapan seseorang ketika berada dalam keadaan sulit dan merasa terbatas dalam menghadapi persoalannya.
Baca juga: Bacaan Sholawat Nabi yang Benar: Lafaz Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
KH Achmad Chalwani menjelaskan mengenai asal dan fadhilah Sholawat Adrikni.
Pengasuh Pesantren An-Nawawi Berjan Gebang Purworejo, Jawa Tengah ini, menerangkan Shalawat Mukhatab atau Sholawat Adrikni merupakan karya Syaikh Hamid Affandi al-Imadi, seorang ulama dari Syam.
Sementara itu, al-arif billah KH Achmad Abdul Haq atau Mbah Mad Watucongol Muntilan Magelang menyebut bacaan tersebut dengan nama Sholawat Rekes.
Penyebutan itu berkaitan dengan kondisi ketika seseorang sedang menghadapi persoalan yang sangat rumit.
"Jadi kalau sudah terlanjur ruwet banget. Sholawat itu dibaca," ungkap KH Achmad Chalwani dalam tayangan YouTube NU Online, dilihat Rabu (25/10/2023).
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَـدْ ضَاقَتْ حِيْلَــتِى أَدْرِكْـنِى يَا اللّـهِ يَا رَسُوْلَ اللّـهِ
Latin: Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa muhammadin qad'dhaa qat hiilatii ad'riknii yaaallahi yaa rasuulallahi.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, sungguh sempit upayaku, tolonglah aku, wahai Rasulullah."
Berikut beberapa hadis tentang keutamaan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW:
1. Allah membalas 10 kali sholawat
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا
Artinya: “Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” HR. Muslim no. 408
2. Mendapatkan 10 rahmat, dihapus 10 kesalahan, dan diangkat 10 derajat
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وَحَطَّ عَنْهُ عَشْرَ خَطِيئَاتٍ، وَرَفَعَ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ
Artinya: “Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali, dihapus darinya sepuluh kesalahan, dan diangkat baginya sepuluh derajat.” HR. Ahmad, An-Nasa'i
3. Orang yang paling dekat dengan Nabi pada hari kiamat
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً
Artinya: “Sesungguhnya orang yang paling utama dan paling dekat denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.” HR. Tirmidzi no. 484