TRIBUNNEWS.COM - Misi mencari momentum kebangkitan bagi Atletico Madrid lewat pertandingan Liga Champions ternyata belum bisa terwujud.
Hal itu terjadi setelah Atletico Madrid dipaksa menyerah dari tuan rumah Liverpool, dengan skor tipis 2-1, pada Kamis (10/9/2026) di Anfield.
Ini menjadi kekalahan kedua beruntun yang dialami Atletico Madrid, setelah di pertandingan sebelumnya kalah dari Athletic Bilbao dalam lanjutan Liga Spanyol.
Padahal Atletico Madrid bisa unggul terlebih dahulu dari gol Marcos Llorente di menit 17'.
Sayangnya mereka tak bisa mempertahankan keunggulan itu dan malah berbalik kalah dari gol Dominik Szoboszlai dai Alexis Mac Allister.
Hal yang menarik dari gol Atletico Madrid adalah proses terjadinya lesakan tersebut.
Ada andil besar dari Julian Alvarez dari gol tersebut.
Ia yang sedikit turun ke lini kedua berhasil menemukan Llorente yang berada di depan sendirian.
Catatan assist itu tentu saja menjadi sebuah hal yang baik bagi sang pemain.
Apalagi situasi yang sedang berada di sekitar Julian Alvarez selama beberapa waktu lalu sangatlah intens.
Baca juga: Kunci Kepindahan Gabriel Jesus ke Barcelona, El Barca Putus Asa Rayu Atletico Madrid
Meski bursa transfer sudah rampung digelar, Atletico ternyata masih mendapatkan pertanyaan soal Julian Alvarez.
Untuk itu kapten tim, Koke, meminta awak media memberikan Alvarez ruang yang lebih bebas.
Ia meminta mereka tak terus fokus kepada Alvarez yang akhrinya bertahan bersama Los Colchoneros, julukan Atletico Madrid.
"Kami sudah sangat lelah, terutama Alvarez. Anak itu harus dibiarkan bermain, menikmati permainan, dan melakukan pekerjaannya, yaitu bermain sepak bola," kata Koke selepas laga dikutip dari Mundo Deportivo.
"Kalian semua harus sedikit memberinya ruang, karena sepanjang musim panas ini kalian sudah agak… melelahkan."
"Biarkan dia memberikan yang terbaik, kemampuan yang ia punya," paparnya.
Pertandingan ini menjadi kali pertama bagi Julian Alvarez tampil sebagai starter lagi bagi Atletico Madrid selepas bursa transfer 2026 berlangsung.
Ia kala itu seperti disimpan dahulu oleh Atletico Madrid yang mendapatkan beragam tawaran untuk sang pemain.
Pada akhirnya Julian Alvarez memilih bertahan bersama Atletico Madrid saat bursa transfer mendekati akhir.
Hal ini seolah menjadi sesuatu yang bertolak belakang dengan sikap Julian Alvarez selama mayoritas periode bursa transfer lalu.
Kala itu ia ngotot ingin hengkang dari Atletico Madrid menuju tim lain.
Saat itu Alvarez tak kekurangan peminat lantaran ada banyak klub yang menginginkan jasanya.
Mulai dari Barcelona hingga Arsenal menanyakan kesediaan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Menurut jurnalis Spanyol, Belen Boli, Alvarez berlapang dada untuk tetap bersama Atletico Madrid dan tampil sebagaimana biasanya.
Keputusan itu ditunjukan dengan komitmen tinggi sang pemain untuk langsung berlatih bersama skuad Los Colchoneros.
Ia mengikuti latihan sebagaimana yang biasa dilakukan para pemain lainnya.
Bahkan, Alvarez tak langsung pulang atau menyelesaikan sesinya ketika latihan tim berakhir.
Setelah sekiranya tiga pekan, Alvarez akhirnya siap untuk tampil dan bermain selama 90 menit bagi Atletico Madrid.
Sayangnya pertandingan 90 menit pertamanya berakhir dengan kekalahan bagi tim yang ia bela.
(Tribunnews.com/Guruh)