Bupati Gorontalo Sebut Penanganan Stunting Perlu Kolaborasi Lintas Sektor dan Intervensi Dini
Fadri Kidjab September 10, 2026 11:57 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Perwakilan BKKBN dan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo menggelar Kegiatan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kantor Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kamis (10/9/2026).

Agenda lintas sektor ini mengintegrasikan edukasi "Lebegacor", intervensi Keluarga Berisiko Stunting (KRS), pelayanan Posyandu, serta Kick Off Pelayanan KB Gratis Serentak dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day/WCD) 2026.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah semata, melainkan butuh sinergi berbagai pihak.

"Agenda hari ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi dan komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gorontalo. Kita sadari bersama, upaya penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri, melainkan memerlukan intervensi lintas sektor yang terpadu, sistematis, dan berkelanjutan," ujar Sofyan Puhi dalam sambutannya.

Sepanjang tahun 2026, sinergi BKKBN dan Bank Indonesia telah menyalurkan bantuan nutrisi serta pangan kepada 1.550 KRS yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Gorontalo. Bupati mengapresiasi besarnya kontribusi Bank Indonesia dalam program tersebut.

"Angka penerima manfaat ini menurut hemat kami merupakan angka yang cukup besar dan belum pernah ada satu lembaga ataupun organisasi yang memberi bantuan dengan jumlah yang melampaui dari bantuan yang Bank Indonesia telah berikan," tutur Sofyan.

Penyaluran bantuan tersebut dikemas bersamaan dengan edukasi literasi keuangan. Masyarakat dibekali pemahaman pengelolaan keuangan yang bijak, pemanfaatan Rupiah, hingga penggunaan transaksi digital 24 jam agar bantuan dan layanan kesehatan dapat dimanfaatkan secara efektif dan aman.

Selain memfokuskan pelayanan Posyandu pada pemeriksaan ibu hamil dan tumbuh kembang balita, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Kick Off Pelayanan KB Gratis Serentak di 19 kecamatan se-Kabupaten Gorontalo.

Sofyan menekankan pentingnya intervensi awal demi melahirkan generasi masa depan yang unggul.

Baca juga: Agenda Pemkab Gorontalo Kamis 10 September 2026: Ziarah hingga Layanan Stunting Gratis di Tibawa

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, meninjau kegiatan terpadu percepatan penurunan stunting
AGENDA PEMKAB - Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, meninjau kegiatan terpadu percepatan penurunan stunting di aula kantor Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kamis (10/9/2026).

"Kegiatan ini menegaskan komitmen kita bersama bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sebelum terjadinya kehamilan. Karena itu, kita harus membangun keluarga yang sehat, terencana, dan memiliki kesiapan yang baik untuk melahirkan generasi yang berkualitas," tegasnya.

Aksi sosial turut mewarnai kegiatan ini, di mana Ikatan Penyuluh KB (IPKB) Kabupaten Gorontalo memberikan donasi pembangunan jamban bagi keluarga berisiko stunting. Dukungan juga diperkuat lewat pengoperasian Mobil Pelayanan KB dari BKKBN untuk menjangkau para akseptor.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BI, BKKBN, tenaga medis, PLKB, kader, serta IPKB. Ia berharap kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting. (adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.