Alami Keluhan Lambung, Albina Tenang Jalani Pengobatan dengan JKN
Mirna Tribun September 10, 2026 01:27 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Keluhan nyeri pada lambung yang dialami Albina Losum (68) perlahan mengubah ritme aktivitas hariannya sebagai petani. Rasa tidak nyaman yang awalnya dianggap biasa, lama-kelamaan semakin sering muncul dan mulai mengganggu pekerjaan yang selama ini ia jalani.

“Awalnya saya tahan-tahan karena masih ingin tetap bekerja. Tapi rasa sakitnya makin sering muncul dan sudah mengganggu kegiatan sehari-hari, jadi saya pikir memang harus diperiksa,” ujar  Albina.

Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK),  Albina memeriksakan diri ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Capkala pada 22 Desember 2025.

Pemeriksaan awal dilakukan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keluhan yang dialami  Albina memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Sesuai prosedur layanan berjenjang dalam Program JKN, Albina kemudian mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan agar penanganan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Albina menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Santo Vincentius Kota Singkawang. Dengan kepesertaan JKN yang aktif, proses rujukan dapat dijalani tanpa kendala administrasi maupun kekhawatiran terkait biaya layanan.

Albina menuturkan bahwa alur pelayanan yang ia jalani sejak pemeriksaan awal hingga rujukan berjalan cukup jelas. Penjelasan dari petugas kesehatan membuatnya memahami tahapan yang perlu dilalui, meski harus berpindah fasilitas kesehatan.

“Dari awal berobat sampai dirujuk ke rumah sakit, semuanya dijelaskan dengan jelas. Saya jadi tahu harus ke mana dan apa yang perlu dilakukan,” tuturnya.

Seluruh biaya pelayanan kesehatan yang diterima Albina ditanggung oleh Program JKN.

Hal tersebut memberikan ketenangan tersendiri, baik bagi dirinya maupun keluarga, terutama dalam kondisi ekonomi yang harus dikelola dengan cermat.

Baca juga: 10 Tahun Jalani Cuci Darah, Nory Rasakan Manfaat JKN untuk Pengobatan Gagal Ginjal

“Program JKN ini sangat membantu, terutama bagi peserta yang kondisi ekonominya menengah ke bawah seperti saya. Saya bisa berobat tanpa harus memikirkan biaya,” ungkapnya.

Pasca menjalani pemeriksaan lanjutan, kondisi kesehatan Albina menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Keluhan nyeri lambung yang sebelumnya sering dirasakan mulai berkurang, sehingga aktivitas harian dapat kembali dilakukan secara bertahap.

Seorang petugas layanan menjelaskan bahwa sistem pelayanan JKN saat ini dirancang agar peserta dapat mengakses layanan kesehatan secara berjenjang dan terarah.

Edukasi juga terus diberikan agar peserta memanfaatkan kemudahan layanan, termasuk penggunaan Aplikasi Mobile JKN.

“Alur pelayanan dat sederhana agar peserta mudah memahami proses berobat. Pemanfaatan fitur digital seperti antrean online juga membantu peserta mengatur waktu layanan,” jelasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.