TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Abrasi Pantai Setrojenar, Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, membuat kunjungan wisatawan menurun.
Abrasi juga membuat pedagang yang tinggal di kawasan tersebut waswas setiap air pasang datang.
Beberapa pekan ini, ombak tinggi kerap menerjang hingga bibir pantai makin terkikis.
Abrasi sejak akhir Agustus 2026 itu membuat sejumlah warung rusak, bahkan hilang tersapu ombak.
Salah satu pemilik warung yang sempat kami wawancarai, Suryati (45) mengaku resah dan khawatir jika ombak besar datang lagi untuk menyapu bersih warung dagangannya.
"Saya khawatir sekaligus takut kalau ombak tinggi datang lagi, utamanya saat pasang air laut, biasanya (datang) malam hari sampai pagi hari."
"Kemarin malam, air laut sudah masuk ke area dapur," ungkap Suryati (45), pemilik warung di Pantai Setrojenar, Rabu (9/9/2026).
Baca juga: Ombak Ganas Pantai Selatan Hancurkan Puluhan Warung Warga di Setrojenar
Tak hanya para pelaku usaha warung yang terdampak, beberapa tempat hiburan di area Pantai Setrojenar kini juga nampak sepi.
Sador (50), petugas parkir di Pantai Setrojenar mengatakan, jumlah pengunjung menurun drastis sejak abrasi melanda pantai di pesisir selatan Pulau Jawa itu.
Sador mengatakan, Pantai Setrojenar masih aman dikunjungi.
Apalagi, lingkungan Pantai Setrojenar terasa sejuk karena keberadaan pohon-pohon cemara.
Pengunjung juga tidak dipungut biaya masuk.
Mereka cukup membayar tarif parkir.
Baca juga: Hutan Pinus 1,5 Hektare Milik Perhutani Karanganyar Kebumen Terbakar, Pendinginan Masih Berlangsung
Kendati begitu, dia mengingatkan pengunjung agar tidak berenang di pantai selatan yang dikenal memiliki ombak tinggi itu.
"Kepada masyarakat, kami selaku pengelola berharap tetap berkunjung dan berwisata ke Pantai Setrojenar Kebumen karena dari pengelola tidak ada biaya tiket masuk, hanya biaya parkir dan masih sangat terjangkau," imbuhnya.
Sador berharap, kondisi Pantai Setrojenar mendapat perhatian Pemkab Kebumen.
"Dan kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen, ajaklah masyarakat untuk berkunjung ke wisata-wisata lokal yang ada di Kabupaten Kebumen untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat Kebumen," pintanya. (*)