Jakarta (ANTARA) - Kebakaran yang melanda salah satu ruang kelas di SMK Al-Manshuriyah, Jalan Kembangan Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis siang, diduga akibat ledakan mesin pendingin (AC).
"Awalnya AC-nya keluar asap. Nah, tiba-tiba meledaknya gede banget, itu tuh benar-benar di belakang aku sekali," kata salah satu siswi kelas X, Ajeng Natatilas, kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Ledakan itu pun membuat percikan api semakin besar, hingga bagian AC meleleh.
"Awalnya ada percikan api. Percikan api makin gede, lama-lama makin banyak apinya, makin gede. Nah, terus dia kayak meledak lagi. Terus pada meleleh juga AC-nya," ujarnya.
Akibat ledakan itu, sebagian siswa panik. Bahkan, mereka sempat berusaha memadamkan api menggunakan air. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
Api justru kian membesar, sehingga para siswa menyelamatkan diri ke luar kelas.
"Awalnya ada tindakan dulu, kayak pada keluar ngambil air buat pertolongan. Cuma itu nggak berhasil, malah makin gede apinya," ujarnya.
Saat kejadian, terdapat sekitar 30 siswa di kelas tersebut.
Hingga kini, Ajeng mengaku masih syok, mengingat ledakan terjadi sangat dekat dengan tempat duduknya. "Syok banget jujur. Jujur syok banget karena teman-teman juga pada panik semua," katanya.
Dia bersyukur tidak ada siswa yang menjadi korban dalam insiden tersebut. "Alhamdulillah (tidak ada korban). Tapi, kalau memang ada korban pasti aku kena," tuturnya.
Pantauan di lokasi, ruangan kelas X tempat terjadinya ledakan itu nampak gosong pada sejumlah bagian. AC yang meledak pun tampak rusak.
Usai pemadaman berhasil dilakukan, petugas sekolah mulai membersihkan ruangan yang dipenuhi abu sisa kebakaran.
Sementara itu, para siswa sekolah berkerumun di sekitar lapangan. Sebagian lagi pulang ke rumah usai kegiatan pembelajaran diberhentikan.





