Tatap Muka Tokoh Agama, Wali Kota Andrei Angouw Soroti Sajam dan Masalah Sosial di Manado
Indry Panigoro September 10, 2026 05:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Manado Andrei Angouw meminta para tokoh agama turut  berperan dalam mengatasi gangguan Kamtibmas di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Hal ini disampaikannya dalam Kegiatan Tatap Muka Triwulan III Pemkot Manado bersama Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dan pimpinan rumah ibadah se-Kota Manado di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (10/9/2026).

Kantor Walikota Manado berada di Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala, kota Manado, Provinsi Sulut.

Jaraknya 11 kilometer dari Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Masalah sosial kita ada yang tarkam, sajam, mabuk. Kita identifikasi. Saya harap kita bersama aparat harus ada koordinasi di wilayah masing-masing,” imbau Andrei.

Menurutnya, penyelesaian masalah sosial tidak bisa hanya ditumpukan kepada jajaran pemerintah maupun aparat kepolisian belaka, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, terutama peran moral para tokoh agama.

Politikus PDIP itu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keharmonisan yang selama ini terjalin erat antara Pemkot Manado dan pimpinan rumah ibadah.

Suami Irene Golda Pinontoan itu menegaskan bahwa hubungan pemerintah dengan kehidupan keagamaan memiliki landasan konstitusional yang sangat kuat dalam sistem berbangsa dan bernegara.

“Negara kita negara berketuhanan. Sesuai konstitusi mengatakan demikian, masyarakat harus beragama. Hubungan yang konstitusional itu hubungan kita,” tegas Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulut periode 2025-2030 itu.

Ia mengibaratkan jajaran pemerintah dan tokoh agama bagaikan satu tim yang mengarungi samudera bersama demi mengabdi kepada warga Kota Manado.

“Kita satu kapal, satu tujuan. Melayanan dan membina jemaat—masyarakat adalah jemaat dan jemaat adalah masyarakat,” tutur eks anggota DPRD Sulawesi Utara itu.

Oleh karena itu, Andrei mendorong tokoh agama untuk menguatkan koordinasi hingga ke tingkat bawah, khususnya berkolaborasi dengan jajaran pemerintah kelurahan dan para ketua lingkungan.

Angouw juga menyinggung geliat perekonomian Manado yang menunjukkan tren positif berdasarkan data statistik.

Melihat tingginya perputaran uang di Kota Manado, Andrei menilai daerah ini terus menjadi magnet pertumbuhan ekonomi dan membuka banyak peluang usaha.

“Di Manado ini harus rajin, jangan malas, jangan gengsi. Karena banyak masyarakat luar mencari uang di Manado. Artinya, mereka masih mendapatkan keuntungan,” terangnya.Guna menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi, PDRB, investasi, dan sektor pariwisata, Andrei menekankan pentingnya menciptakan suasana kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siapa saja.

“Kota harus menjanjikan. Perputaran uang tinggi, PDRB harus tinggi. Investasi bagus, wisata banyak, makanya harus nyaman. Uang berputar banyak, kesempatan terbuka, tapi mesti rajin dan kreatif,” pungkas Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara 2014-2016

Ketua BKSAUA Kota Manado, Pdt. Juddy Tunari, M.Teol, mengungkapkan bahwa silaturahmi dan koordinasi bersama para pimpinan rumah ibadah ini sudah memasuki kali ketiga sepanjang tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Juddy menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah daerah dan berharap program insentif bagi para rohaniwan dapat terus berlanjut.

“Sebagai laporan kepada Pak Wali Kota Andrei Angouw, pertemuan ini adalah pertemuan ketiga di tahun 2026. Kami berharap perhatian pemerintah dengan insentif rohaniwan agar terus berjalan,” ujar Tunari.

Ia turut memaparkan deretan program kerja BKSAUA yang telah sukses digelar, salah satunya dalam rangka momentum pengucapan syukur pada Agustus lalu, seperti Takbir Akbar, ibadah KKR, hingga doa bersama di Taman Berkat.

Menurutnya, deretan agenda tersebut menjadi simbol kebersamaan serta benteng dalam merawat toleransi antarumat beragama di Bumi Nyiur Melambai.

“Kita tetap menjaga dan melakukan fungsi kita sebagai tokoh agama, serta terus menjaga toleransi di Kota Manado,” katanya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Asisten I Setda Kota Manado Julises Ohlers, Kabag Kesra Manado Telly Pinasang, serta puluhan pimpinan rumah ibadah dan tokoh agama se-Kota Manado. (Art).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.