Kolaborasi PT IHM dengan Kelompok Wanita Tani Wujudkan Ketahanan Pangan Desa Senoni Kukar
Nur Pratama September 10, 2026 06:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) mendukung Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, dalam memperkuat ketahanan pangan desa melalui pengembangan lahan pertanian yang dikelola oleh 25 anggota KWT.

Melalui program Community Development, PT IHM menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada Ketua KWT Desa Senoni, Rabu (9/9/2026).

Total dukungan yang diberikan senilai Rp70 juta, meliputi perbaikan tanggul dan sanitasi serta pengadaan bibit dan sarana produksi pertanian untuk mendukung keberlanjutan kegiatan budidaya.

Baca juga: Dukung Layanan Kesehatan, PT ITCI Hutani Manunggal Perkuat Kompetensi Kader Posyandu

Di atas lahan seluas satu hektare, anggota KWT membudidayakan berbagai komoditas hortikultura, seperti cabai, terong, timun, buncis, pare, ubi, dan seledri. Keberagaman komoditas tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok.

“Selama ini kalau orang membeli sayur harus ke Tenggarong, harganya bisa dua kali lipat. Jaraknya sekitar satu jam dari sini. Saya juga tidak menanam semuanya sekaligus, tetapi secara bertahap dan berkelanjutan. Kalau ditanam sekaligus, hasilnya banyak dan harga bisa turun, sementara setelah itu panennya terputus,” ujar Salbiah, Ketua KWT Desa Senoni.

Ketua KWT Desa Senoni mengapresiasi dukungan yang diberikan PT IHM. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Ketua KWT Desa Senoni mengapresiasi dukungan yang diberikan PT IHM. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan. (OH/PT Itci Hutani Manunggal)

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PT IHM dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui penguatan sektor pertanian berbasis potensi lokal. Dukungan terhadap infrastruktur dan sarana produksi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menciptakan lingkungan budidaya yang lebih baik bagi masyarakat.

Perjalanan KWT Desa Senoni dalam mengembangkan pertanian tidak lepas dari tantangan banjir yang sempat melanda wilayah tersebut. Genangan air menyebabkan sejumlah tanaman rusak dan berdampak pada sarana pendukung kegiatan pertanian.

Setelah banjir surut, anggota KWT harus kembali mengolah lahan dari awal. Kondisi tanah juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya pH tanah berada di kisaran 6–6,5, setelah banjir angkanya turun menjadi sekitar 4,5 sehingga diperlukan perlakuan khusus agar lahan kembali layak untuk ditanami.

Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan berbagai upaya, mulai dari pemberian dolomit, pupuk kandang, dan sekam bakar hingga pengolahan kembali bedengan. Proses tersebut dilakukan untuk membantu mengembalikan kondisi dan kesuburan tanah sehingga aktivitas budidaya dapat kembali berjalan.

“Kami memahami bahwa banjir memberikan tantangan bagi masyarakat, termasuk para petani dalam memulihkan lahan dan menjaga produktivitas. Melalui kolaborasi ini, PT IHM berupaya hadir memberikan dukungan agar lahan dapat kembali produktif, kegiatan KWT dapat berjalan, dan hasilnya memberikan manfaat bagi ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat,” ujar Agus Sutikno, Koordinator Community Development PT IHM.

Ketua KWT Desa Senoni mengapresiasi dukungan yang diberikan PT IHM. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena kebutuhan bertani cukup mahal. Kalau sudah tua, susah mencari pekerjaan di tempat lain. Jadi, satu-satunya yang bisa kami tekuni adalah bertani. Saya jalani ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk ibu-ibu KWT di sini. Kalau panen, hasilnya kami bagi bersama,” ujar Salbiah.

Ke depan, PT IHM akan terus mendorong kolaborasi bersama masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan pembangunan desa di wilayah sekitar perusahaan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.