WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali dipertemukan dalam rivalitas klasik sepak bola Indonesia.
Kedua tim akan berhadapan pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Di tengah panasnya persaingan di lapangan, ada harapan agar pertandingan kali ini tak sekadar jadi pertarungan dua tim besar, tapi juga menjadi momentum untuk merawat kembali hubungan antarsuporter.
Harapan itu disampaikan mantan pemain sekaligus pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan atau yang akrab disapa Coach RD.
Ia mengingatkan suporter kedua kesebelasan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas pertandingan.
RD bahkan berharap hubungan antara suporter Persija dan Persib dapat kembali harmonis seperti pada masa lalu.
Ingatan RD kemudian kembali ke era 1980 dan 1990-an, ketika ia masih memperkuat Persija.
Menurut dia, rivalitas kedua klub pada masa itu belum membuat suporter terpisah oleh sekat-sekat yang begitu kuat.
Ia mengenang suasana pertandingan ketika pendukung Persija dan Persib dapat berada dalam satu stadion dan menyaksikan laga bersama tanpa persoalan.
"Dulu saya masih main untuk Persija, saya ingat banget kita main di Stadion Siliwangi bahkan penonton ada sampai garis lapangan tidak ada masalah," ujar Coach RD, di Triboon Mini Soccer, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
"Ketika saya main di Jakarta penonton Persib, penonton Persija bercampur jadi satu tidak ada masalah. Suasana itu yang sangat kita rindukan dan mudah-mudahan pelan-pelan dan pelan itu bisa kembali dijahit dari silaturahmi ini dengan lebih rekat," lanjut dia.
Baca juga: Jelang Persija vs Persib, Jakmania dan Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Kondusivitas
Karena itu, RD berharap hubungan antarsuporter kedua klub dapat kembali terjalin dengan baik.
"Saya selalu berpesan dan ingatkan untuk terus memperbaiki diri terutama bagaimana respon para penonton menghadapi pertandingan yang penting ini," tutur dia.
"Karena bagaimanapun membuat persatuan antar supporter untuk kembali seperti dulu sangat kita rindukan," sambung Coach RD.
Minta Laga Berlangsung Kondusif
Mantan pemain Persija Jakarta era 1996-2000, Nur Alim alias Jabrik berharap, rivalitas kedua tim tidak mengganggu jalannya pertandingan.
Ia ingin laga klasik tersebut berjalan normal dan menarik untuk ditonton sejak awal hingga akhir pertandingan.
Pasalnya, terakhir kali Persija menjamu Persib di SUGBK yakni pada 10 Juli 2019 yang pada saat itu berakhir dengan skor imbang 1-1.
"Mudah-mudahan pertandingan nanti di GBK berjalan normal, kondusif, tidak ada kerusuhan. Pertandingan, entah siapa yang menang, itu normal di pertandingan," ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan di kawasan Senayan selama pertandingan berlangsung.
"Yang jelas jaga di Senayan ini jangan sampai terjadi kerusuhan," kata Nur Alim. (m31)