Legenda Macan Kemayoran Nilai Duel Persija Vs Persib Terlalu Dini, The Jak Bakal Buat GBK Bergemuruh
Ferdinand Waskita Suryacahya September 10, 2026 06:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Legenda Macan Kemayoran menganggap duel Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 terlalu dini.

Laga bertajuk El Clasico Indonesia Persija Jakarta Vs Persib Bandung bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.

Dua legenda Persija Jakarta, Rahmad Darmawan dan Nur Alim berbicara mengenai laga bertensi tinggi.

Sedangkan, The Jakmania siap membuat GBK bergemuruh.

Terlalu Dini

Rahmad Darmawan, eks pelatih sekaligus penggawa Macan Kemayoran menilai duel Persija Vs Persib pada awal kompetisi terbilang terlalu dini. 

Coach RD mengungkapkan laga tersebut selalu menghadirkan atmosfer yang berbeda, baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Menurut saya prematur mempertemukan mereka di awal-awal kompetisi. Tapi apa pun, pertemuan kedua tim selalu akan melahirkan nuansa yang luar biasa, tidak hanya di dalam lapangan tetapi di luar lapangan juga," ujar Rahmad dikutip dari WartaKota.

Rahmad memiliki rekam jejak panjang bersama Persija Jakarta.

Ia mengawali karier profesionalnya sebagai pesepak bola bersama Macan Kemayoran pada 1986. 

Persija menjadi klub yang paling lama dibelanya selama berkarier sebagai pemain.

Penampilannya bersama Persija lalu mengantarkan Rahmad mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia pada 1988 di bawah asuhan pelatih Muhammad Basri.

Mengenai prediksi pertandingan, RD enggan menyebut skor. 

Ia menilai Persija dan Persib sama-sama memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.

"Saya selalu sulit untuk memprediksi pertandingan antara Persija dan Persib. Tapi kedua tim itu memang tim yang menurut saya punya potensi untuk menjadi juara tahun ini," ujarnya.

Pertandingan dua klub besar Indonesia itu diprediksi berlangsung sengit. 

Terakhir kali Persija menjamu Persib di SUGBK yakni pada 10 Juli 2019 yang pada saat itu berakhir dengan skor imbang 1-1.

Pada awal Super League musim ini, kedua tim sama-sama meraih kemenangan.

Persib Bandung meraih kemenangan 3-1 atas PSM Makassar pada laga perdana di kandang sendiri.

Sedangkan Persija Jakarta menang tipis 1-0 atas Borneo FC di kandang lawan.

Hasil tersebut membuat Persib dan Persija sama-sama mengoleksi tiga poin.

Di klasemen, Persib Bandung berada di posisi kedua, sementara Persija Jakarta masuk enam besar dengan tiga poin.

Performa Persija Disorot

Sementara itu, mantan pemain Persija Jakarta era 1996-2000, Nur Alim alias Jabrik, menilai Persija dan Persib telah menunjukkan persiapan yang cukup baik sebelum memasuki kompetisi.

Ia menyoroti penampilan kedua tim sejak pramusim hingga pertandingan perdana Super League 2026/2027.

"Saya lihat ya, dari pramusim, Piala Presiden, dari penampilan tim Persib ataupun tim Persija, mereka sudah mempersiapkan diri. Bukannya cuma mereka saja, kedua tim itu," kata Nur Alim, di lokasi yang sama.

Menurut Nur Alim, Persib masih menunjukkan kekuatan yang tidak jauh berbeda dibandingkan musim sebelumnya. 

Ia menilai kedua tim telah melakukan persiapan untuk menghadapi kompetisi musim ini.

"Yang sekarang ini kita lihat di pertandingan Persib, awal kompetisi Liga 2026-2027, ternyata mereka masih tetap seperti tim yang tahun lalu. Mungkin ada tambal sulam atau apa," ujarnya.

Di sisi lain, Nur Alim memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan Persija di bawah kepelatihan asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. 

Ia menIlai kemenangan atas Borneo FC menjadi modal penting bagi Persija.

"Di sinilah kita lihat bahwa performa permainan Persija sekarang yang dipegang sama Shin Tae-yong ini, sudah ada dan terbukti bahwa dia bisa mengalahkan tim tuan rumah Borneo," kata Nur Alim.

Ia menilai kemenangan tersebut tidak mudah karena Borneo FC memiliki materi pemain dengan kualitas individu yang baik.

"Kita tahu bahwa tim Borneo itu materi pemain-pemainnya juga kualitasnya, skill individunya bagus. Tapi Persija ini mungkin sudah mempersiapkan dan strategi apa yang diinginkan pelatih Shin Tae-yong ini bisa terasa," tuturnya.

Terkait peluang kedua tim, Nur Alim memilih tidak memberikan prediksi. 

Ia menilai Persija dan Persib sama-sama memiliki kualitas dan persiapan yang baik sehingga sulit menentukan pemenang.

"Saya tidak bisa menilai siapa pertandingan nanti hari Sabtu yang bisa memenangkan pertandingan. Karena kedua tim bermain sangat luar biasa," tuturnya.

Nur Alim pun belum dapat memperkirakan skor akhir pertandingan.

"Kalau saya lihat ya, itu pertandingan istilahnya big match. Tim papan atas yang tim juara dan tim yang terluka yang tidak bisa menjuarai," katanya.

The Jakmania Siap Penuhi GBK 

PERSIJA JAKARTA -  Jakmania bernama Eddy (kanan) dan Rafi saat diwawancarai soal laga Persija Jakarta dan Persib Bandung di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
PERSIJA JAKARTA - Jakmania bernama Eddy (kanan) dan Rafi saat diwawancarai soal laga Persija Jakarta dan Persib Bandung di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim/Annas Furqon Hakim)

Sedangkan, suporter Macan Kemayoran, The Jakmania menantikan laga  Persija kontra Persib. Bagi Jakmania, kembalinya Persija bermain di SUGBK memberikan kebanggaan tersendiri. Terlebih, lawan yang dihadapi adalah Persib Bandung dalam pertandingan yang sarat gengsi.

Salah satu Jakmania, Eddy, mengatakan laga tersebut memang sudah lama dinantikan oleh para pendukung Persija.

"Kalau saya sih sebagai Jakmania, memang sangat dinanti-nantikan nih pertandingan Persija sama Persib yang bisa dimainkan kembali di Gelora Bung Karno sebagai stadion kebanggaan Persija nih," kata Eddy di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Eddy menambahkan, Persija sudah cukup lama tidak memainkan pertandingan menghadapi Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

"Sudah lama banget. Jadinya musim ini, di musim 2026/2027, memang ada kebanggaan sendiri sih bagi saya Jakmania mendukung Persija di GBK, apalagi lawannya Persib nih," ungkap dia.

Antusiasme serupa disampaikan Jakmania lainnya, Rafi. Ia bersyukur Persija akhirnya mendapat izin untuk memainkan pertandingan di Jakarta.

"Ya Alhamdulillah, makanya kan terakhir kan yang musim kemarin tuh di Stadion Segiri, Samarinda. Alhamdulillah kan sekarang dapat izin nih dari pihak kepolisian, khususnya dari Polda Metro Jaya, bisa main langsung di Jakarta, apalagi di GBK kan," ujar Rafi.

Menurut Rafi, kehadiran puluhan ribu suporter di stadion juga diharapkan mampu memberikan tambahan energi bagi para pemain Persija saat menghadapi Persib.

"Kan tiket (yang dijual) 60.000 lumayan tuh, jadi bisa membuat tambahan semangat lah buat pemain-pemain Persija biar bisa menang," ucap dia.

(TribunJakarta.com/Wartakota)

Berita terkait

  • Baca juga: Persija Vs Persib di SUGBK: Prediksi Starting XI, Head to Head, The Jak Yakin Macan Menang 3-0

  • Baca juga: Polda Metro Jaya Buka Suara Soal Izin Keamanan Laga Persija Vs Persib, Boleh Main di GBK?

  • Baca juga: Jadwal Lengkap Pekan 2 Super League 2026/2027, Persija vs Persib Jadi Sajian Utama

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.