TRIBUNPADANG.COM— Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) melaksanakan kegiatan “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Service Kendaraan Ringan (Sepeda Motor) Berbasis Kebutuhan Lokal di Nagari Sibarambang Kabupaten Solok”, Selasa, 25 Agustus 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Nagari Sibarambang, Kabupaten Solok, ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis generasi muda, khususnya dalam perawatan dan servis sepeda motor.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan peserta sekaligus membuka peluang kerja dan usaha mandiri bagi pemuda nagari.
Baca juga: Speak Up Youth, Dosen UNP Tingkatkan Kepercayaan Diri & Kemampuan Komunikasi Pemuda Gunung Pangilun
Program pengabdian ini diketuai oleh Ichsan Nasution, S.Pd., M.T., dengan melibatkan tim dosen yang terdiri atas Prof. Dasman Lanin, M.Pd., Ph.D., Budi Utomo Wisesa, S.Pd., M.T., Ir. Arif Algifari, S.T., M.T., dan Ilham Febriansyah, S.Pd., M.T.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UNP, yaitu Akmal Fauzan dan Putri Awan Jelita.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Pemerintah Nagari Sibarambang dengan Wali Nagari Sibarambang, Zulhidin, sebagai mitra program.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan agar pelatihan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pelatihan diikuti oleh 10 orang pemuda Nagari Sibarambang dan tiga orang perangkat pemerintahan nagari.
Para peserta mendapatkan pengetahuan dan praktik dasar mengenai pemeriksaan, perawatan, serta servis sepeda motor.
Baca juga: Dosen UNP Dampingi Warga Gunung Pangilun Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Wali Nagari Sibarambang, Zulhidin, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh UNP.
Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan manfaat langsung bagi pemuda dan masyarakat nagari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat ditingkatkan pada tahun depan dan tidak berhenti sampai di sini. Kami juga berharap pemuda dan masyarakat Nagari Sibarambang terus didampingi oleh dosen pengabdian UNP. Semoga kerja sama ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Zulhidin.
Ketua tim pengabdian, Ichsan Nasution, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.
Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang banyak digunakan, sehingga kemampuan merawat dan memperbaikinya memiliki manfaat yang besar dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, pemuda nagari diharapkan tidak hanya menjadi pengguna kendaraan, tetapi juga memiliki keterampilan dasar untuk melakukan perawatan dan servis sepeda motor.
Keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi layanan servis sederhana atau usaha bengkel di nagari.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi UNP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Program ini sejalan dengan SDG 4: Quality Education melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth dengan mendorong peluang kerja dan usaha mandiri bagi pemuda.
Penguatan keterampilan teknis juga berkaitan dengan SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, terutama dalam meningkatkan kemampuan masyarakat pada bidang jasa.
Dalam jangka panjang, keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan SDG 1: No Poverty.
Keterlibatan pemuda menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini karena mereka memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi nagari.
Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan, pemuda diharapkan mampu menciptakan peluang kerja dan mengembangkan usaha di daerahnya sendiri.
Program Pengabdian UNP Berdampak di Nagari Sibarambang menunjukkan pentingnya kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, mahasiswa, dan masyarakat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan agar manfaatnya semakin luas serta memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Nagari Sibarambang.