Pemko Dapat Kucuran APBN Rp 17 Miliar Untuk Revitalisasi Sekolah, DPRD Respon Begini
Muhammad Ridho September 10, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekolah-sekolah di Kota Pekanbaru yang sarana dan prasarananya banyak rusak, kini patut berbangga. Sebab, anggaran revitalisasi sekolah akhirnya didapatkan Pemko Pekanbaru, dari Pemerintah Pusat.

Melalui APBN, Pemko tahun 2026 ini mendapat alokasi sebesar Rp17 miliar, untuk mendukung program revitalisasi sekolah.

Revitalisasi yang dimaksud, untuk perbaikan ruang kelas, plafon sekolah, atap, toilet dan lainnya. Beberapa sekolah diakui Disdik Pekanbaru, sudah mulai pengerjaannya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin mensupport penuh, perbaikan sarana dan prasarana sekolah ini. Sebab, sangat banyak sekolah di Kota Pekanbaru, yang perlu direvitalisasi.

Apalagi anggaran sarana dan prasarana sekolah di APBD Pekanbaru 2026, sempat digeser ke pembelian seragam gratis.

"Kita harapkan berjalan lancar selama pengerjaannya. Karena kita akui banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan maupun peningkatan fasilitas," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (10/9/2026).

Program revitalisasi sekolah menjadi satu langkah penting, dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik serta tenaga pendidik.

Dukungan anggaran dari pemerintah pusat ini patut didukung dan didorong, agar pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara transparan serta mengutamakan sekolah-sekolah yang memang memiliki kebutuhan mendesak untuk perbaikan.

"Kalau bisa dan dibolehkan aturan, perlu juga pembelian meja kursi (meubeller) di beberapa sekolah. Seperti meubeller SMPN 8, itu kondisinya sudah sangat parah," sarannya.

Meski demikian, Politisi PDI-P ini meminta, agar Pemko bisa memastikan proses pelaksanaan program berjalan dengan baik. Mulai dari tahap perencanaan, pengerjaan hingga pengawasan.

Plt Kepala Disdik Pekanbaru Dr Abdul Jamal menjelaskan, dari nilai bantuan Rp 17 miliar tersebut, sebanyak 16 sekolah yang akan direvitalisasi.

Anggaran ini, akan langsung masuk ke rekening sekolah. Proses pengerjaannya oleh sekolah dan masyarakat yang mengelola.

"Kami dari dinas hanya mengawasi saja, saat ini kita lihat pengerjaannya sudah dimulai," paparnya.

Revitalisasi terhadap sekolah di Kota Pekanbaru bakal berlanjut pada tahun 2027 mendatang. Ada rencana Disdik Pekanbaru mengajukan kembali sekolah yang memang butuh revitalisasi.

Jamal menambahkan bahwa data sekolah bisa dilihat langsung di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Tidak perlu lagi pengajuan proposal dari sekolah untuk revitalisasi.

(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi). 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.