Update Aktivitas Alat Berat di Tahura Desa Pa’au Banjar, Kini Tak Terlihat Lagi
Hari Widodo September 10, 2026 08:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Aktivitas pengerukan tanah menggunakan alat berat yang diduga berlangsung di kawasan Tahura Sultan Adam persisnya di wilayah Desa Pa’au,  Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan kini tidak lagi terlihat di lokasi.

Sebelumnya, keberadaan ekskavator di kawasan tersebut disorot warga. Aktivitas pengerukan disebut berdampak terhadap kondisi anak sungai di sekitar lokasi yang berubah menjadi keruh.

“Ya, karena aktivitas itu air sungai jadi keruh,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan.

Pantauan terbaru, alat berat yang sebelumnya disebut berada di kawasan tersebut sudah tidak terlihat.

Baca juga: Aktivitas Alat Berat di Tahura Desa Paau Banjar Timbulkan Kerusakan, Begini Penjelasan Dishut Kalsel

Aparat juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan terkait informasi aktivitas pengerukan tersebut.

Pambakal Desa Pa’au, Najmianor, mengatakan dirinya tidak mengetahui adanya aktivitas penambangan yang disebut-sebut telah berlangsung sejak akhir Agustus 2026.

Menurutnya, lokasi yang diduga menjadi titik pengerukan cukup jauh dari permukiman warga. Selain itu, kawasan tersebut berada di wilayah yang berbatasan dengan desa tetangga.

“Saya tidak mengetahui kegiatan aktivitas penambangan tersebut karena aktivitasnya jauh dari permukiman. Letaknya pun berbatasan dengan desa tetangga,” jelas Najmianor.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, sebelumnya mengatakan pihaknya telah menugaskan tim untuk turun langsung memeriksa kondisi di lapangan.

Baca juga: Karhutla di Kawasan Mandiangin Banjar Berhasil Dikendalikan, Tahura Sultan Adam Ditutup Sementara

Perempuan yang akrab disapa Aya itu  juga menyebut lokasi tersebut sebelumnya pernah ditertibkan oleh tim Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam. Setelah dilakukan penertiban, aktivitas sempat berhenti.

Namun, belakangan informasi mengenai adanya aktivitas pengerukan kembali mencuat.

“Sudah pernah dilakukan razia penertiban oleh tim Tahura Sultan Adam dan sempat berhenti. Ternyata sekarang ada lagi,” ujarnya.(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.