TRIBUNSUMSEL.COM -- Aktor Reza Rahadian menyampaikan doa dan keprihatinannya atas lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau, sembari berharap proses pencarian segera membuahkan hasil..
"Doa dan harapan terbesar untuk keluarga bisa menemukan titik terang, bisa ketemu, semoga bisa diketemukan segera," kata Reza Rahadian di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).
Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali menimpa jurnalis lain saat menjalankan tugas di lapangan.
"Dan kondisi ini kemudian tidak lagi menimpa teman-teman jurnalis yang lain ketika dalam bertugas," lanjutnya melansir GRID ID.
Reza mengaku memahami sebagian tuntutan pekerjaan jurnalis di lapangan karena memiliki anggota keluarga berlatar belakang jurnalistik.
"Walaupun saya yakin bahwa tidak semua bisa begitu saja memilih di mana ditugaskan, kadang-kadang ya itulah, dunia pekerjaan yang menuntut itu," ujar Reza.
"Saya punya keluarga yang juga latar belakangnya jurnalis, gitu, jadi sedikit banyak, mungkin saya tidak tahu banyak bagaimana seluk-beluknya, tapi sedikit banyak saya mengetahui," ungkap Reza.
Ia pun berharap lima jurnalis tersebut segera ditemukan dan kembali kepada keluarga.
"Tidak hanya diberikan ketabahan, saya berdoa bahwa mereka bisa kembali ke keluarga mereka," harap Reza Rahadian.
Sebelumnya, Lima jurnalis yang dilaporkan hilang yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal, jurnalis lepas.
Mereka berangkat bersama tiga kru speedboat Arupadhatu 1, yakni Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) sebagai pemandu.
Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi.
Hingga Rabu (9/9/2026), tim SAR gabungan masih mencari lima jurnalis dan tiga kru speedboat tersebut.
(*)