TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pantia pemilihan calon ketua umum (Caketum) KONI Papua Barat resmi menyerahkan formulir pendaftaran kepada tim Mohamad Lakotani (Mola), Kamis (10/9/2026).
Pengambilan formulir di Kantor KONI Papua Barat, dibenarkan Sekretaris Pengprov Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Papua Barat, Adri Benny Terok.
"Pengambilan formulir berlangsung sekitar pukul 13.30 WIT dan dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia pendaftaran," ujar Adri didampingi Sekretaris Kickboxing Papua Barat, Samuel Rumbobiar.
Ia menegaskan bahwa mereka menjalankan proses tersebut berdasarkan mandat yang diberikan untuk mengambil dokumen pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat.
Baca juga: Mohamad Lakotani Siap Tampil sebagai Caketum KONI Papua Barat 2026-2030
Menurutnya, tahapan administrasi dilakukan secara normatif sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
"Proses pengambilan formulir berjalan normatif, sesuai dengan aturan dan berjalan bagus. Tidak ada kendala," ujar Adri.
Ia menjelaskan, sebelum menerima formulir, pihaknya terlebih dahulu mengisi daftar hadir serta menyerahkan kelengkapan mandat sebagai bagian dari persyaratan administrasi.
Selain menyerahkan formulir, panitia juga memberikan penjelasan mengenai sejumlah dokumen yang harus dipenuhi oleh bakal calon.
Dokumen tersebut di antaranya surat kesediaan mencalonkan diri, daftar riwayat hidup, serta sejumlah persyaratan administrasi lainnya.
Baca juga: Mohamad Lakotani Layak Maju Caketum KONI Papua Barat, Tim: Tak Langgar Aturan Organisasi
Adri menegaskan, dirinya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai pencalonan maupun peluang kandidat dalam proses pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat.
Ia menyebut, kehadirannya dalam proses tersebut hanya untuk menjalankan mandat pengambilan formulir.
"Mandat saya hanya mengambil formulir. Yang berwenang memberikan keterangan lengkap hanya Bapak Muhammad Lakotani," katanya.
Dengan pengambilan formulir pedaftaran oleh Tim telah memastikan kesiapan Mola untuk maju sebagai caketum KONI Papua Barat periode 2026-2030.
Tahapan selanjutnya akan mengikuti mekanisme dan jadwal pendaftaran yang telah ditetapkan panitia pemilihan.