Tribunlampung.co.id, Malang - Penyelidikan insiden mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berinisial RR yang terjatuh dari gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan, Kamis (10/9/2026), masih menunggu kondisi korban membaik.
Baca juga: 10 Bulan, 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Ditindak Bea Cukai
RR yang kini menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSSA Kota Malang belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan kondisi medis korban menjadi salah satu kendala bagi kepolisian untuk menggali informasi secara langsung. Penyidik masih menunggu perkembangan kesehatan RR sebelum melakukan pemeriksaan.
"Untuk motif belum bisa diketahui karena masih dalam penyelidikan oleh unit Reskrim Polsek Lowokwaru dan Polresta Malang Kota," ujar Lukman.
RR diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran semester tiga. Akibat insiden tersebut, ia mengalami patah tulang pada bagian kaki dan lengan serta masih mendapatkan penanganan dari tim medis RSSA Malang.
Menurut kepolisian, peristiwa berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. RR diketahui keluar melalui jendela sebuah ruangan di lantai enam gedung, kemudian berada di sisi bangunan sebelum terjatuh ke area parkir sepeda motor.
Benturan saat korban mencapai area parkir mengakibatkan sejumlah cedera. Setelah kejadian, RR langsung mendapatkan pertolongan medis dan hingga kini masih berada dalam pengawasan dokter.
Lukman memastikan korban masih dalam kondisi hidup, namun belum memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan kepolisian.
"Kondisinya masih hidup. Tetapi masih belum bisa dimintai keterangan dan harus menjalani perawatan," katanya.
Selain menunggu keterangan RR, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban terjatuh. Penyidik juga berupaya mengumpulkan petunjuk lain yang dapat membantu menjelaskan kejadian tersebut.
Di lokasi kejadian, garis polisi masih terpasang untuk menjaga area yang menjadi tempat berlangsungnya pemeriksaan. Sejumlah mahasiswa yang memarkirkan sepeda motor di lokasi tersebut juga belum dapat mengambil kendaraannya selama proses pengamanan.
Petugas keamanan UB masih berjaga di sekitar lokasi. Di sisi lain, pihak kampus disebut tengah melakukan pendalaman internal terkait insiden yang melibatkan mahasiswanya.
Hingga Kamis (10/9/2026), Universitas Brawijaya belum menyampaikan keterangan resmi mengenai insiden tersebut. Kepolisian selanjutnya akan menyesuaikan proses pemeriksaan dengan kondisi kesehatan RR, sembari melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan rangkaian kejadian secara utuh.
sumber: TribunJatim.com