Roberto De Zerbi menghadapi kritik besar pertama di Tottenham Hotspur setelah perkembangan buruk terbaru
Rina Kusumawati September 11, 2026 02:07 AM

Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, sempat mengumpulkan poin yang dibutuhkan untuk menjaga tim tetap bertahan di Liga Utama Inggris setelah ditunjuk mendekati akhir musim lalu, tetapi musim 2026/27 justru dimulai dengan sangat buruk.

Spurs belum meraih kemenangan dan juga belum mencetak gol setelah tiga pertandingan pertama mereka di Liga Utama Inggris. Kekalahan dari Brentford dan Newcastle United terjadi sebelum hasil imbang 0-0 melawan Nottingham Forest pada Sabtu lalu.

Setelah dikabarkan menghabiskan £313 juta untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas, meski sebagian diimbangi oleh sejumlah penjualan besar, ini menjadi kemunduran yang mengkhawatirkan menuju jenis hasil yang sempat menyeret Spurs ke ancaman degradasi musim lalu.

Klub London Utara itu membuat sejumlah perekrutan mencolok sepanjang musim panas, tetapi salah satu langkah paling mengejutkan adalah kesepakatan peminjaman selama satu musim untuk winger Chelsea, Mykhailo Mudryk.

De Zerbi sudah lama menjadi pendukung pemain internasional Ukraina tersebut, sosok yang pernah ia nilai memiliki masa depan selevel Ballon d'Or ketika keduanya bekerja bersama di Shakhtar Donetsk. Ia memang pernah melihat versi terbaik Mudryk, yang benar-benar tampil menarik pada fase grup Liga Champions musim 2021/22.

Pemain berusia 25 tahun itu bergabung dengan Chelsea pada Januari 2023, tetapi kesulitan memenuhi ekspektasi yang terbentuk pada musim sebelumnya, dan setelah itu situasinya menjadi semakin buruk.

Mudryk dijatuhi larangan sementara pada Desember 2024 setelah gagal dalam tes obat terlarang. Pada akhirnya, ia resmi menerima hukuman larangan bermain selama empat tahun yang seharusnya membuatnya absen hingga akhir 2028. Ia kemudian mengajukan banding, dan dakwaan tersebut dibatalkan pada Juli.

Pertandingan melawan Forest merupakan penampilan kompetitif pertama Mudryk dalam hampir dua tahun. Jelas ada unsur risiko yang menyertai situasi itu — De Zerbi dan Spurs mengambil alih risiko tersebut dari Chelsea dan kini mendapati diri mereka membayar pemain yang sedang cedera.

Mudryk bisa absen selama dua bulan ke depan setelah mengalami cedera pergelangan kaki dalam sesi latihan pekan ini.

"Pemain berusia 25 tahun itu dipahami mengalami cedera tersebut pada hari Senin dan saat ini diyakini sedang mengenakan sepatu pelindung," lapor BBC Sport.

"Cedera ini bertepatan dengan jeda internasional selama tiga pekan dan kembali bermain pada Oktober dianggap sebagai prospek yang realistis."

Cedera Mudryk membuat Spurs harus membayar seorang pemain yang tidak hanya akan menepi selama beberapa bulan, tetapi juga pada saat ia seharusnya sedang membangun kembali kebugaran bertanding dan menyesuaikan diri dengan metode De Zerbi dalam upaya sang pelatih membalikkan keadaan Spurs.

Ini juga menjadi salah satu musim terpenting dalam karier Mudryk. Cederanya merupakan pukulan pahit pada momen yang sangat krusial.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.