TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE — Sebanyak 136 mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) mengikuti Sidang Terbuka Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA tersebut digelar di Auditorium J.E. Tatengkeng Politeknik Negeri Nusa Utara, Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Sidang terbuka tersebut turut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Direktur Polnustar Ferdinand Gansalangi, Ketua Senat Polnustar Jekrid Maluengseng, unsur Forkopimda, para kepala program studi dan ketua jurusan, rohaniawan, serta para orang tua wisudawan dan wisudawati.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Utara, Waspada Potensi Angin Kencang hingga 12 September 2026
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Michael Thungari menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan.
Ia menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil dari ketekunan mahasiswa, dukungan keluarga, serta dedikasi dosen dan seluruh civitas akademika.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan atas nama pribadi serta keluarga, saya menyampaikan selamat kepada 136 wisudawan dan wisudawati,” ujar Thungari.
Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki fase kehidupan yang baru. Karena itu, para lulusan diminta tidak hanya mengandalkan ijazah dan indeks prestasi kumulatif (IPK), tetapi juga membekali diri dengan kompetensi dan keterampilan.
“Kompetensi dan keahlian kalian sangat dibutuhkan. Tidak semua dunia kerja membutuhkan ijazah dan IPK. Ada dunia kerja yang lebih membutuhkan keahlian, skill, kompetensi, kemampuan berbicara, bahkan storytelling,” katanya.
Thungari juga mengingatkan para wisudawan agar tidak mengabaikan etika dan kemampuan bekerja sama. Menurutnya, kecerdasan akademik harus berjalan seiring dengan sikap rendah hati, mampu beradaptasi dan bekerja dalam tim.
“Orang yang rendah hati, bisa bekerja sama dengan orang lain dan tidak egois akan selalu lebih diterima oleh pimpinan daripada orang yang pintar tetapi tidak bisa bekerja sama dalam tim,” ujarnya.
Ia juga meminta para lulusan untuk keluar dari zona nyaman dan tidak terlalu memilih pekerjaan ketika memasuki dunia kerja. Hal tersebut dinilai penting mengingat terbatasnya lapangan pekerjaan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kalau belum mendapatkan pekerjaan tetap, tinggalkan zona nyaman dan mulai mencari kerja. Jangan memilih-milih pekerjaan, karena dunia sekarang menuntut kita untuk berani memulai dari mana saja,” pesan Thungari.
Bupati mengakui Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe belum mampu menampung seluruh lulusan perguruan tinggi untuk bekerja di daerah, mengingat keterbatasan industri dan lapangan pekerjaan. Karena itu, ia mendorong para lulusan untuk membuka peluang di luar daerah dengan tetap membawa nama baik Sangihe.
Sidang tersebut juga dirangkaikan dengan pembacaan Surat Keputusan Direktur tentang lulusan dengan predikat cum laude, pengukuhan lulusan, pengucapan sumpah dan janji wisudawan, penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik, sumpah dan janji alumni, serta penyerahan daftar alumni.
Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Dies Natalis ke-20 Politeknik Negeri Nusa Utara.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini