Jangan Langsung Dibuang, Ini Khasiat Air Beras untuk Kulit dan Rambut
GH News September 11, 2026 07:07 AM
Jakarta -

Air beras menyimpan segudang manfaat kecantikan. Mulai dari mencerahkan kulit hingga mencegah penuaan, khasiat alaminya patut kamu coba.

Melansir Healthline (10/9), pemanfaatan air beras untuk perawatan tubuh secara tradisional telah tercatat sejak lebih dari seribu tahun lalu di Jepang.

Kini, bahan alami yang murah dan mudah diracik di dapur ini kian populer. Air beras diklaim efektif menenangkan, mengencangkan, serta memperbaiki kondisi kulit wajah maupun rambut rusak.

Walau sebagian khasiatnya masih butuh penelitian lanjutan, air beras terbukti mengandung senyawa antioksidan dan zat esensial yang berguna melindungi kulit dari radikal bebas.

Dalam industri kecantikan modern, ragam produk perawatan komersial seperti toner dan krim wajah, sengaja memanfaatkan ekstrak beras guna mencerahkan wajah serta menyamarkan noda hitam.

Beberapa zat kimia alami di dalam beras diyakini memiliki kemampuan untuk mencerahkan pigmen kulit yang kusam.

Lebih dari itu, sebuah studi mengemukakan bahwa air beras, terutama hasil fermentasi, memiliki manfaat anti-penuaan yang menakjubkan.

Cairan ini membantu meningkatkan produksi kolagen alami, yang berfungsi menjaga kekenyalan kulit sekaligus mencegah kerutan garis halus seiring bertambahnya usia.

Bagi mereka yang kerap mengalami masalah iritasi akibat paparan bahan sodium lauryl sulfate (SLS) pada sabun, air beras dapat menjadi solusi.

Penggunaan topikal secara rutin dilaporkan ampuh dalam merawat dan memulihkan kondisi kulit yang teramat kering atau meradang.

Selain itu, kandungan spesifik pada beras terbukti membantu melindungi lapisan kulit terluar dari paparan radiasi sinar matahari, berpotensi bekerja layaknya tabir surya alami bila diformulasikan bersama ekstrak tumbuhan lain.

Berikut cara aman menggunakan air beras:

1. Rebus air cucian berasBilas beras hingga bersih lalu tiriskan. Gunakan air dengan takaran sekitar empat kali lipat dari jumlah beras. Aduk campuran beras dan air, lalu masak hingga mendidih. Angkat dari api.

Gunakan sendok untuk menekan-nekan beras agar zat-zat bermanfaatnya keluar. Saring airnya menggunakan saringan, lalu simpan air tersebut di dalam wadah kedap udara di lemari es hingga satu minggu. Encerkan dengan air biasa sebelum digunakan.

2. Rendam berasKamu juga bisa menghasilkan air beras dengan merendam beras dalam air. Ikuti langkah yang sama seperti di atas, tapi alih-alih merebusnya, kamu hanya perlu membiarkan beras terendam selama 30 menit.

Setelah itu tekan-tekan beras, saring airnya. Air ini pun bisa kamu simpan di kulkas sebelum digunakan.

3. Fermentasi air berasUntuk membuat air beras fermentasi, gunakan proses yang sama seperti saat merendam beras. Kemudian, alih-alih menyimpannya di lemari es (setelah beras diperas dan disaring), biarkan air tersebut di dalam wadah pada suhu ruangan selama satu atau dua hari.

Saat air mulai mengeluarkan aroma asam, simpanlah di dalam lemari es. Encerkan dengan air biasa sebelum digunakan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.