Wapres Gibran Dicegat Mahasiswa Berpakaian Hitam di RS Idaman Banjarbaru, Sampaikan Soal Karhutla
Irfani Rahman September 11, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO,ID, BANJARBARU - SEJUMLAH mahasiswa mencegat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka di halaman Rumah Sakit Idaman Banjarbaru, Kamis (10/9) sore.

Tiga orang mahasiswa mengenakan pakaian hitam berdiri dan menunggu di depan pintu ke luar RS Idaman untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi terkait karhutla kepada orang nomor 2 di Republik Indonesia itu.

Melihat ada mahasiswa, Wapres Gibran yang baru saja melihat dari dekat kondisi pasien ISPA berhenti dan mendengarkan dengan seksamaa penyampaian aspirasi dari para mahasiswa.

Baca juga: Lihat Langsung Karhutla di Banjarbaru, Wapres Gibran Minta Maaf ke Warga Kalimantan

Baca juga: Hujan Alami di Kalsel Diperkirakan Turun Oktober, BNPB Terus Upayakan Operasi Modifikasi Cuaca

Sekitar lima menit Wapres berdiri di depan mahasiswa untuk mendengarkan dan sesekali menanggapi apa yang disampaikan oleh mahasiswa.  

Salah seorang mahasiswa yang menyampaikan aspirasi ke Wapres, Rizki, mengungkapkan bahwa mereka menyampaikan berkaitan dengan kondisi karhutla di Kalsel hingga kesejahteraan relawan karhutla.

Pada kesempatan itu, pihaknya meminta agar pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat mampu melakukan langkah preventif untuk penanganan atau pencegahan karhutla yang terjadi berulang di Kalsel.

Pihaknya menginginkan Kalsel dapat selesai dan terbebas dengan segala bentuk permasalahan karhutla ini. “Karena biar tidak meluas begitu besar dan juga tidak terjadi tahun ke tahun,” katanya.

Di samping itu, pihaknya juga menyampaikan kepada Wapres agar relawan-relawan swasta yang berjibaku menangani karhutla yang ada di Kalsel maupun di Kalimantan manapun agar mereka bisa disejahterakan.

Baik melalui bantuan alat pelindung diri (APD) maupun bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada para relawan menghadapi resiko tinggi di lapangan.

“Karena mereka semualah berjibaku juga di lapangan selain petugas-petugas yang sudah ditugaskan. Mereka (relawan) juga turut hadir,” katanya.

Mereka juga menilai upaya mitigasi Pemprov terkait karhutla belum sempurna meski sudah berjalan, sehingga pelaksanaan di lapangan akan terus dikawal dan dikritisi.(riz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.