WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Tawuran dua kelompok pemuda terjadi di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (10/9/2026).
Dalam aksi tersebut, kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam, melempar batu, serta membawa sejumlah benda tumpul.
Aksi tawuran bahkan membuat arus lalu lintas di lokasi sempat lengang. Dalam rekaman video yang beredar, kendaraan terlihat tidak melintas selama kedua kelompok terlibat bentrokan.
Warga sekitar juga dibuat resah karena terganggu suara teriakan dan petasan yang digunakan saat tawuran berlangsung.
Salah seorang warga, Endang, mengatakan dua kelompok yang terlibat bukan berasal dari lingkungan tempat tinggalnya.
Baca juga: Polisi Gagalkan Tawuran di Pisangan Cakung, 1 Orang Diamankan
Menurut dia, mereka merupakan kelompok pemuda dari Jalan Swadaya dan kelompok pemuda Beruang RW 08 Kober Atas, Kecamatan Jatinegara.
"Iya mereka sudah janjian buat tawuran di sini. Tadi sih tawurannya enggak lama-lama banget," ujar Endang.
Endang mengatakan, sebelumnya tawuran juga pernah terjadi di kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kober.
Namun, kedua kelompok tersebut kembali membuat janji untuk tawuran hingga akhirnya bentrokan terjadi di jalan raya dan mengganggu aktivitas warga.
Ia mengaku jengah karena tawuran disebut dapat terjadi dua hingga tiga kali dalam sepekan di sekitar tempat tinggalnya.
Baca juga: Polisi Bubarkan Kerumunan 32 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Tapos Depok
Endang berharap kepolisian segera mencari solusi untuk mencegah tawuran antar kelompok pemuda kembali terjadi.
"Kami resah, di sini banyak anak kecil, takutnya remaja di sini lagi nonton tiba-tiba jadi salah sasaran kan," tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan adanya aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok pemuda tersebut.
Menurut Samsono, ketika anggota polisi tiba di lokasi, para pelaku langsung melarikan diri karena takut diamankan.
"Tidak ada yang kami amankan. Ke depan kami akan jaga lebih ketat karena di sana sudah ada pos terpadu," tandasnya.
Polisi selanjutnya akan meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut guna mencegah tawuran kembali terjadi. (*)