TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - PSM Makassar terpaksa harus mengubah skenario persiapan akhir menjelang menghadapi pekan kedua Super League 2026/2027.
PSM Makassar menjamu Arema FC di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (13/9/2026) pukul 16.30 Wita.
Persiapan akhir PSM Makassar dilakukan di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (12/9/2026).
Setelah menjalani latihan terakhir di Gowa, skuad Juku Eja baru bertolak ke Parepare pada H-1 pertandingan.
Ini berbeda dengan persiapan PSM Makassar pada musim-musim sebelumnya.
Penyebabnya, Regulasi Super League 2026/2027 melarang klub menggunakan lapangan pertandingan untuk official training (OT).
Sementara Pemerintah Kota Parepare tidak menyiapkan lapangan representatif untuk OT.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare, Iskanda Nusu mengatakan, pihaknya tidak menyiapkan lapangan alternatif untuk OT tim Juku Eja.
Pasalnya kata dia, di Parepare belum ada lapangan yang sesuai standar selain Stadion BJ Habibie Parepare.
"Tidak ada, karena di Lapangan Andi Makkasau tidak layak juga," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (11/9/2026).
Iskandar mengungkapkan, lapangan yang layak digunakan hanya Lapangan Tunas Muda Bojo yang berada di Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.
Namun lapangan ini berjarak 10 kilometer dari Stadion BJ Habibie.
"Paling itu di Bojo, karena kalau di Parepare tidak ada," ungkapnya.
Di tahun 2021 lalu, Pemkot Parepare sempat melakukan pembenahan rumput Lapangan Andi Makkasau.
Renovasi itu dipersiapkan untuk menjadi tempat latihan PSM Makassar.
Tak tanggung-tanggung, Pemkot saat itu menggelontorkan anggaran APBD Rp1,9 miliar untuk merenovasi rumput Lapangan Andi Makkasau Parepare.
Jenis rumput yang digunakan yakni Zoysia Matrella, jenis rumput yang sama digunakan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Namun, saat ini rumput yang berada di pusat Kota Cinta itu sudah tidak terawat, sehingga tak layak digunakan.
"Sering ji disiram, tapi kita tahu kondisi sekarang kemarau, jadi kering," ucap Iskandar Nusu.
Aturan Baru Super League
Pada pasal 34 Ayat 2 regulasi Super League berbunyi lapangan permainan tidak boleh dipergunakan untuk aktivitas dan kegiatan selain familiarisasi stadion sejak 48 jam sebelum kick-off pertandingan.
Pengecualian berlaku jika terdapat pertandingan Super League lainnya atau kompetisi lain yang diselenggarakan oleh PSSI dan/atau I.League.
Familiarisasi stadion dilakukan H-1 pertandingan. Waktunya tak boleh lebih 30 menit.
Selama familiarisasi stadion, klub tak boleh latihan, termasuk OT. Bahkan, pemain tak boleh menggunakan sepatu bola.
Aturan ini tertuang di Pasal 35 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Regulasi Super League.
Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim mengatakan, belum ada lapangan latihan sesuai standar untuk digunakan timnya di Kota Parepare.
Makanya, tetap latihan di Stadion Kalegowa.
“Skenarionya tetap latihan di Gowa (Kalegowa), H-1 (pertandingan) baru berangkat ke Parepare,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (10/9/2026).
Soal teknis latihan di Kalegowa lalu berangkat ke Parepare, ia menyebut, semua berada di tangan pelatih.
Apalagi, penggawa PSM Makassar harus menempuh jarak 150 kilometer.
“Kita lihat pelatih mentaktisi jadwal laga dan waktu jarak tempuh ke Parepare,” sebutnya.
Sulaiman menuturkan, pihaknya sebenarnya telah mensurvei beberapa lapangan layak digunakan tak jauh dari Parepare.
Di antaranya, Lapangan Tunas Muda Bojo, Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.
Selain itu, Lapangan Sepak Bola M Djunaid Hamzah, Desa Polewali, Kecamatan Teteaji, Kabupaten Sidrap, juga sempat ditinjau.
Lapangan ini berjarak 43 kilometer dari Stadion BJ Habibie.
Lapangan tersebut sempat digunakan Akademi PSM Makassar menggelar talent scouting pada 9-10 Juni lalu.
"Ada beberapa kita survei, tapi butuh waktu untuk dibenahi agar bisa standar latihan. Perbaikan ada satu bulanlah, minimal kita benahi baik-baik setidaknya hampir sama dengan lapangan Kalegowa,” ujar Sule. (*)