SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Jatim Park Group terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan destinasi wisata berbasis edukasi.
Terbaru, pengelola wahana rekreasi terbesar di Jawa Timur ini bersiap meluncurkan wahana baru bernama Mega Science Center dan Budaya yang berlokasi di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu, Jawa Timur.
Wahana baru yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektar tersebut dijadwalkan resmi dibuka (launching) pada 16 September 2026 mendatang.
Dari pengamatan SURYAMALANG.COM pada Kamis (10/9/2026) sore, pengunjung yang masuk ke area wahana langsung disambut oleh patung para tokoh Pandawa dari kisah Mahabarata.
Terdapat sejumlah zona di wahana anyar tersebut yang masing-masing zonanya memiliki berbagai macam edukasi.
Salah satunya ada di Zona Fisika, tempat pengunjung dapat menikmati, menjajal, serta belajar tentang energi listrik dan magnet.
Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Jumat 11 September 2026: Kabut/Asap, Suhu Terendah 15 °C
Tidak hanya itu, ada Zona Bencana di mana pengunjung bisa menjajal simulasi gempa dan belajar Hurricane (Simulasi Angin).
Masih banyak berbagai zona lain yang wajib dikunjungi, seperti Zona Antariksa, Zona Robotic AI, Zona Budaya, Zona Islam, hingga pertunjukan wayang potehi.
Manager Marketing and Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, menyampaikan hadirnya Mega Science Center dan Budaya ini merupakan langkah pengembangan dari zona Science Center terdahulu di Jatim Park 1.
"Jatim Park 1 adalah destinasi yang mengawali berdirinya Jatim Park Group, embrio kami ada di sini" ujar Titik.
"Dulu zona Science Center luasnya hampir 1 hektar dan itu masih sangat kecil. Sekarang kita perbesar di area baru ini menjadi Mega Science Center dan Budaya," lanjutnya.
Tak tanggung-tanggung, wahana ini menghadirkan 617 alat peraga edukasi.
Jumlah tersebut diklaim menjadikan museum sains ini sebagai pemilik alat peraga terbanyak di Asia, melampaui museum serupa yang ada di Tiongkok.
Selain menyajikan wahana sains modern, Mega Science Center dan Budaya juga merangkul unsur sejarah dan kebudayaan yang kaya.
Di antaranya terdapat zona Glory of Islam yang menampilkan rekam jejak sejarah peradaban Islam di dunia hingga proses masuknya Islam ke Nusantara.
Pengunjung juga dapat melihat langsung sekitar 1.000 artefak budaya yang dipamerkan di kawasan tersebut.
Untuk menjaga dan memelihara kebudayaan tradisional Jawa Timur serta Indonesia, pengelola juga menyiapkan panggung pertunjukan seni khas, seperti Wayang Potehi hingga grup lawak legendaris Srimulat.
"Srimulat dan Wayang Potehi ini bentuk apresiasi kami. Budaya tradisional seperti ini harus tetap kita pelihara sampai kapan pun," tambah Titik.
Untuk memberikan kesempatan pertama bagi warga lokal, Jatim Park Group menggelar sesi pre-opening khusus dengan mengundang para pelajar di Kota Batu.
Sebelumnya, peninjauan lokasi juga telah dilakukan bersama mantan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, beserta perwakilan siswa SMK.
Mengenai tarif masuk, pihak JTP menetapkan skema harga yang terjangkau bagi kelompok pelajar.
Pelajar tingkat playgroup, TK hingga SD dipatok dengan harga Rp 50 ribu (flat untuk weekday maupun weekend).
Sementara itu, untuk Kategori Umum (Public) dijual dengan harga Rp 70 ribu.
Hadirnya wahana ini diharapkan menjadi angin segar bagi pariwisata Jawa Timur, sekaligus sarana edukasi interaktif favorit bagi keluarga dan pelajar.