Kemenko Pangan RI dan DKP Gorontalo Perkuat Sinergi Optimalisasi Kampung Nelayan Merah Putih
Fadri Kidjab September 11, 2026 11:59 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan, khususnya melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Hal tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Tim Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (Kemenko Pangan RI) ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo pada Kamis (10/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian program pengelolaan perikanan tangkap guna mendukung ketahanan pangan akuatik.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Kemenko Pangan RI bersama jajaran DKP Gorontalo membahas perkembangan KNMP, kesiapan lokasi, sarana dan prasarana, serta penguatan pengelolaan program agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat nelayan.

Perwakilan Tim Kemenko Pangan RI, Muhammad Surendar, mengatakan bahwa koordinasi dan pemantauan diperlukan untuk memastikan program perikanan tangkap berjalan sesuai target.

"Koordinasi dan pemantauan langsung di lapangan sangat krusial untuk memastikan seluruh program perikanan tangkap berjalan sesuai target," ujar Muhammad Surendar.

Ia menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur dan tata kelola menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program KNMP di daerah.

Sementara itu, Sekretaris DKP Provinsi Gorontalo, Misran Lasantu, selaku Pelaksana Harian (Plh) Kepala DKP, menyampaikan sejumlah langkah yang terus didorong oleh pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan.

Penguatan tersebut mencakup konsep inclusive fishing, penerapan sistem Satu Data, peningkatan nilai tambah hasil perikanan, serta penerapan prinsip ekonomi biru dan keberlanjutan.

"Kami sangat menyambut baik perhatian dari Kemenko Pangan RI. Penguatan sektor perikanan di Gorontalo memang membutuhkan sinergi yang kuat, terutama dalam mengimplementasikan prinsip ekonomi biru agar pemanfaatan sumber daya laut dapat memberikan hasil optimal tanpa merusak ekosistem," kata Misran.

Dalam pelaksanaan KNMP, DKP Gorontalo mencatat terdapat 46 titik lokasi yang tersebar di Provinsi Gorontalo.

Optimalisasi pengelolaan menjadi perhatian bersama, termasuk memastikan koperasi pengelola memiliki kesiapan untuk mengoperasikan berbagai sarana dan prasarana yang telah disiapkan pemerintah.

Selain KNMP, pertemuan tersebut turut membahas potensi perikanan tuna di Gorontalo.

Pengalaman nelayan lokal dalam menangkap tuna menjadi salah satu potensi yang terus dikembangkan. Program Kapal Taksi Nelayan juga dinilai telah memberikan hasil positif dengan hasil tangkapan tuna rata-rata mencapai 30 hingga 40 kilogram per ekor.

Sebagai tindak lanjut dari koordinasi tersebut, Tim Kemenko Pangan RI dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi KNMP Leato Selatan, Kota Gorontalo, pada Jumat (11/9/2026).

Peninjauan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai kondisi pelaksanaan KNMP sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor perikanan tangkap.

Melalui kolaborasi tersebut, pengelolaan KNMP di Gorontalo diharapkan semakin optimal sehingga dapat mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, kesejahteraan nelayan, dan penguatan ketahanan pangan akuatik. (*/Jefri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.