TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA — Fakta mencengangkan kembali terkuak di balik kasus penggerebekan indekos Omah Vonny di Jalan Cibubur III, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (10/9/2026).
Praktik prostitusi online dan dugaan peredaran narkoba di tempat indekos tersebut ternyata disinyalir telah beroperasi selama belasan tahun.
Ketua RW 01 Kelurahan Cibubur, Edy, mengungkapkan bahwa selama ini warga berusaha bersabar dan berdiam diri.
Baca juga: Usai Penggerebekan, Kost Omah Vonny di Cibubur Diawasi Satgas: Ganja hingga Kartu Pelajar SMK Disita
"Warga awalnya berharap pemilik tempat indekos dapat melakukan pembenahan secara mandiri terhadap para penghuninya," kata Edy, Jumat (11/9/2026).
Namun makin hari aktivitas prostitusi online dan narkoba di kos tersebut semakin meresahkan masyarakat sekitar.
"Ini puncaknya warga kesal, kemarin ada 75 ibu-ibu yang demo. Itu juga saya tahan kalau enggak satu RW 01 pada ikut demo," tuturnya.
Libatkan Anak di Bawah Umur
Edy membeberkan bahwa para wanita yang diperdagangkan di lokasi tersebut bukanlah warga lokal Kelurahan Cibubur.
Keresahan warga makin memuncak karena rata-rata wanita yang terlibat dalam praktik haram tersebut masih tergolong anak di bawah umur.
Ia juga menduga ada sosok mucikari yang mengendalikan para korban untuk menerima pesanan pelanggan melalui aplikasi MiChat.
Alasan inilah yang memicu kemarahan para ibu di lingkungan sekitar karena khawatir anak-anak mereka terjerumus hal serupa.
"Kan sebelumnya kami rapat, terus ada petisi 1.000 tanda tangan warga setuju bubarin penghuni kost," tegasnya.
Digeruduk Massa Hingga Diwarnai Aksi Dorong
Sebelumnya, kekesalan warga memuncak dalam aksi unjuk rasa di depan indekos Omah Vonny. Dengan membawa spanduk tuntutan penutupan dan alat pengeras suara, puluhan ibu-ibu meminta seluruh penghuni segera mengosongkan lokasi.
Aksi tersebut sempat diwarnai kericuhan kecil ketika seorang wanita yang mengaku sebagai cucu pemilik indekos berusaha membubarkan massa hingga mendorong warga.
Istri Ketua RT 06, Kartini, bahkan nyaris terjatuh akibat terdorong dalam insiden itu.
"Iya tadi di dorong hampir jatuh," ucap Kartini menceritakan kejadian tersebut, Kamis (10/9/2026).