Pemain muda Manchester United, JJ Gabriel, mencatatkan sejarah lewat hat-trick luar biasa di Liga Pemuda UEFA.
Prospek Manchester United, JJ Gabriel, memperkenalkan dirinya di panggung Eropa dengan cara yang sensasional. Penyerang berbakat berusia 15 tahun itu mencetak hat-trick mengesankan pada debutnya di Liga Pemuda UEFA melawan Sabah, sekaligus menjadi pemain termuda dalam sejarah klub yang mampu menorehkan pencapaian tersebut. Penampilan gemilangnya itu tanpa diragukan lagi akan menarik perhatian pelatih kepala Michael Carrick.
Mencetak sejarah di Eropa
Gabriel menjadi pusat perhatian untuk Manchester United U-19 saat timnya meraih kemenangan telak 5-0 atas Sabah pada Kamis. Amir Ibragimov dan Jacob Watson lebih dulu membawa tim unggul, tetapi Gabriel-lah yang benar-benar bersinar di Leigh Sports Village.
Sang penyerang mencetak gol pertamanya tepat menjelang turun minum, lalu menambah dua gol lagi pada menit ke-85 dan ke-87 untuk memastikan dirinya membawa pulang bola pertandingan. Pada usia 15 tahun 339 hari, Gabriel menjadi pemain termuda yang pernah mencetak tiga gol untuk Manchester United di kompetisi ini, sambil memukau penonton yang juga dihadiri direktur sepak bola Jason Wilcox.
Mengetuk pintu tim utama
Gabriel telah lama disebut-sebut sebagai bintang masa depan dan terus membangun catatan luar biasa di level kelompok umur. Menurut Manchester Evening News, penyerang tersebut mencetak 28 gol dalam 35 penampilan untuk tim U-18 musim lalu.
Naik ke tim U-21 pada musim ini, Gabriel langsung tampil meyakinkan dengan dua gol dan dua assist dalam dua penampilan pertamanya. Ia juga menjalani penampilan perdananya bersama tim utama sebagai pemain pengganti dalam laga persahabatan melawan Atlético Madrid bulan lalu.
Karena telah memenuhi syarat usia Liga Primer sebelum musim ini dimulai, Gabriel kini berhak menjalani debut seniornya di liga bersama Manchester United.
Carrick mengawasi dengan saksama
Michael Carrick terus memantau remaja tersebut dari dekat, secara rutin memasukkan Gabriel ke sesi latihan tim utama dan menyertakannya dalam skuad untuk beberapa pertandingan pramusim sepanjang musim panas. Meski para penggemar ingin segera melihat sang pemain muda menjalani debut kompetitif di level senior, pelatih kepala itu menegaskan pentingnya pendekatan yang hati-hati terhadap perkembangannya. Saat membahas perkembangan pesat Gabriel, Carrick berkata: "JJ adalah talenta besar, itu sangat jelas terlihat dan dia menjalani musim yang sangat bagus bersama U-18. Jelas kami sangat menghargainya, tetapi kesabaran itu penting dalam mengelola semua hal yang datang bersama situasi itu dan dalam bekerja dengannya untuk perkembangannya seperti yang kami lakukan terhadap semua pemain muda lainnya, serta memilih momen yang tepat untuk naik ke level berikutnya."
Langkah Gabriel selanjutnya
Manchester United memiliki talenta besar di tangan mereka, dan klub akan mengelola perkembangannya dengan hati-hati dalam beberapa pekan ke depan. Jika Carrick memutuskan memberi Gabriel kesempatan tampil di level senior sebelum ia berusia 16 tahun bulan depan, sang penyerang akan menjadi pemain tim utama termuda sepanjang sejarah klub. Untuk saat ini, Gabriel akan berusaha mempertahankan performa mencetak golnya yang luar biasa di akademi dan di Eropa.