Sosok Andra Soni, Gubernur Banten Ikut Cari Rombongan Jurnalis Hilang, Kerahkan Ratusan Personel
Evan Saputra September 11, 2026 02:40 PM

BANGKAPOS.COM - Inilah sosok dan rekam jejak Gubernur Banten Andra Soni ikut cari rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Diketahui rombongan tersbeut terdiri dari delapan orang yakni lima jurnalis dan tiga awak kapal.

Pada hari keempat pencarian, Jumat (11/9/2026), Andra berangkat menuju wilayah operasi menggunakan KN SAR 427 Tetuka.

Kapal tersebut bertolak dari Dermaga Pelabuhan Pelindo Ciwandan dan membawa Andra menuju sektor khusus yang menjadi salah satu fokus pencarian.

"Hari keempat (pencarian) ikut membersamai langsung proses pencarian. Semoga Allah memberi kemudahan," tulis Andra Soni melalui akun media sosialnya dikutip Kompas.com.

Baca juga: Siapa Budi Aeromax, Pengusaha Sound Horeg Minta Maaf Usai Diduga Hina MUI, Ini Deretan Bisnisnya

KN SAR Tetuka kemudian bergerak menyusuri sektor khusus yang berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Wilayah tersebut menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam operasi pencarian.

Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam, kapal mulai mendekati area pencarian. Meski demikian, posisi kapal masih berada di luar radius tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau demi menjaga keselamatan.

"Setelah dua jam perjalanan, kami sudah mendekati lokasi, dan ini masih di area yang aman, artinya di luar 3 km," ujar Andra dari atas KN SAR Tetuka.

Ratusan Personel Dikerahkan

Dalam perkembangan pencarian hari keempat, RIB 02 juga diarahkan menuju Pulau Sertung untuk melakukan penyisiran.

Andra menyebut operasi SAR melibatkan sekitar 300 personel gabungan dan 11 unsur kapal. Seluruh kekuatan tersebut dibagi ke sejumlah sektor untuk memperluas jangkauan pencarian.

"Secara teknis semuanya dikendalikan oleh Basarnas. Pemerintah Provinsi Banten terus mendukung dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian," ujar Andra.

Menurut Andra, pelaksanaan operasi tidak terlepas dari kondisi alam di sekitar lokasi. Cuaca, arah angin, hingga paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi sejumlah faktor yang harus diperhitungkan oleh tim.

Karena itu, pola pergerakan kapal maupun personel disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Keselamatan seluruh petugas tetap menjadi pertimbangan utama selama proses pencarian berlangsung.

"Kita percayakan pelaksanaan teknis kepada Basarnas bersama seluruh unsur. Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dan memberikan dukungan sesuai kewenangan," kata dia.

Sosok dan Rekam jejak dan sosok Andra Soni

Di balik posisinya sebagai Gubernur Banten, Andra Soni memiliki perjalanan hidup dan karier yang cukup panjang sebelum masuk ke dunia politik.

Andra Soni lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat, pada 12 Agustus 1976. Ia merupakan putra pasangan Zainal Abidin dan Yasni.

Masa kecil Andra dihabiskan di Malaysia hingga menyelesaikan pendidikan dasar. Setelah kembali ke Indonesia, ia kemudian tinggal bersama kakaknya di Ciledug, Tangerang.

Pendidikan SMA-nya diselesaikan dengan dukungan dari pemilik rumah tempat ia dan kakaknya tinggal.

Setelah tamat SMA, Andra mengawali perjalanan profesionalnya sebagai seorang kurir. Ia kemudian berpindah dan bekerja di sejumlah perusahaan hingga mendapatkan kepercayaan untuk menempati posisi manajerial.

Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Andra untuk membangun usaha sendiri. Ia kemudian mendirikan perusahaan di bidang logistik bernama PT Antaran Sukses Express.

Perjalanan Andra di dunia politik dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Gerindra pada 2013.

Setahun kemudian, ia mengikuti Pemilu 2014 dan berhasil mendapatkan kursi sebagai anggota DPRD Provinsi Banten.

Karier politiknya terus berkembang. Andra kemudian dipercaya menjadi Ketua DPRD Provinsi Banten untuk periode 2019-2024.

Memasuki Pilkada 2024, Andra Soni maju sebagai calon gubernur Banten dengan menggandeng Achmad Dimyati Natakusumah sebagai calon wakil gubernur.

Pasangan Andra-Dimyati berhasil memenangkan kontestasi tersebut setelah memperoleh 3.102.501 suara, mengungguli pasangan Airin-Ade.

Selain perjalanan politik, Andra juga memperoleh sejumlah penghargaan dan tanda kehormatan, antara lain Lencana Melati Gerakan Pramuka, Lencana Darma Bakti Gerakan Pramuka, serta Lencana Pancawarsa I Gerakan Pramuka.

Andra Soni diketahui merupakan suami dari Tinawati.

Riwayat Pendidikan Andra Soni

SDN Gandaria Utara 03, Jakarta,  lulus 1989
SMPN 240 Jakarta, Jakarta Selatan, lulus 1992
SMA 10 Nopember 1945, Bandung,  lulus 1995
D3 STIE Bhakti Pembangunan, Jakarta , lulus 2001
S1 STIE Banten , lulus 2021
S2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa , lulus 2023
S3 Universitas Padjadjaran

Rekam Jejak Karier
Direktur PT Antaran Sukses, 2005-2014
Anggota DPRD Provinsi Banten, 2014-2019
Ketua DPRD Provinsi Banten, 2019-2024
Gubernur Banten, 2025-2030

Harta Kekayaan
Mengutip Tribunnews, Andra Soni tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp4.058.745.297 atau Rp4 miliar.

Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkannya terakhir kali pada 27 Februari 2026.

Harta terbanyaknya berasal dari 6 aset tanah dan bangunan yang berada di Tangerang, Serang, serta Lebak, sebesar Rp3.601.650.000 atau Rp3,6 miliar.

Sumber harta terbanyak kedua milik Andra berasal dari kas dan setara kas senilai Rp1.027.045.297atau Rp1 miliar.

Andra juga memiliki alat transportasi berupa mobil Honda Brio dan mobil GWM 500-HEV dengan total Rp495 juta.

Di sisi lain, ia tercatat memiliki utang sebesar Rp1.064.950.000.

Daftar Kapal yang Terlibat

Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan, operasi pencarian telah memasuki hari keempat sejak delapan orang tersebut dilaporkan hilang kontak pada Senin (7/9/2026).

Sebanyak 11 unsur kapal dikerahkan untuk menyisir wilayah yang telah ditentukan. Kapal dan unsur yang terlibat meliputi:

KN SAR Tetuka 247
KN Basudewa
KAL Anyer
KAL Pahawang
KP 7017 Sanjaya
RIB 02 Banten
RIB 02 Lampung
KRI Lepu
KRI Leuser
KRI Karambit
RBB Pulau Peucang
Selain armada laut, operasi juga diperkuat dengan sejumlah peralatan pendukung. Di antaranya pesawat nirawak termal atau thermal drone, perlengkapan SAR air, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta berbagai sarana lainnya.

"Seluruh unsur dan sarana yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” kata Al Amrad.

Area Pencarian Diperluas

Basarnas memperluas cakupan operasi pada hari keempat. Wilayah pencarian kini terbagi menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus dengan luas keseluruhan sekitar 3.243,7 nautical mile persegi.

Kondisi cuaca di kawasan operasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan sekitar 10–20 knot.

Sementara itu, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 2,5 meter.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi tim SAR dalam menentukan pergerakan dan pola penyisiran di setiap sektor. Operasi terus dilakukan untuk menemukan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.

(Bangkapos.com/Tribunnews/Tribun Banten)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.