TRIBUNPADANG.COM, PADANG — Semen Padang FC menyiapkan 24 pemain untuk menghadapi Persiraja Banda Aceh pada laga Championship 2026/2027.
Seluruh pemain asing Kabau Sirah juga dibawa ke Aceh untuk pertandingan yang digelar di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026) pukul 20.30 WIB.
Presiden Semen Padang FC Andre Rosiade mengatakan kondisi tim secara umum siap menghadapi laga tandang tersebut.
Namun, ada tiga pemain yang masih mengalami cedera maupun belum dalam kondisi sehat.
"Insya Allah pemain dalam keadaan sehat ya. Ada memang beberapa pemain cedera, tapi insya Allah tim akan berangkat hari Jumat," kata Andre kepada TribunPadang.com, Kamis (10/9/2026).
Baca juga: Pemkab Solok Selatan Desak Pemprov Segera Tetapkan Harga TBS Petani Nonmitra
Andre menyebut tim pelatih akan membawa 24 pemain ke Banda Aceh. Tidak hanya pemain lokal, seluruh legiun asing Semen Padang FC juga masuk dalam rombongan.
"Tim kepelatihan akan membawa 24 orang pemain ke Aceh menghadapi Persiraja Banda Aceh. Seluruh pemain asing kita akan kita bawa ke Aceh," ujarnya.
Dari 24 pemain yang disiapkan, terdapat sekitar tiga pemain yang masih terkendala kondisi fisik.
"Kalau tidak salah ada tiga. Yang cedera maupun yang tidak sehat," kata Andre.
Meski demikian, manajemen menilai kondisi tersebut tidak mengganggu kesiapan tim secara keseluruhan.
Baca juga: Sembilan Bulan Krisis Air Bersih Pascabencana di Padang, Warga Kuranji Andalkan Hujan dan Bantuan
Semen Padang FC tetap membidik hasil positif dalam lawatannya ke kandang Persiraja.
"Secara overall tim sudah siap. Mohon doa dan dukungan, insya Allah hari Jumat tim akan berangkat ke Aceh," tuturnya.
Pada musim ini, Syafrudin Tahar dipercaya menjadi kapten Semen Padang FC.
Laga melawan Persiraja menjadi ujian penting bagi Kabau Sirah di awal Championship 2026/2027.
Semen Padang FC sebelumnya juga harus menerima sanksi pengurangan satu poin akibat persoalan administratif terkait pendaftaran homebase dalam proses Club Licensing.
Baca juga: Dharmasraya Naikkan Status Karhutla Jadi Siaga 1, Kualitas Udara Masuk Tidak Sehat
Sanksi itu muncul setelah Semen Padang FC melakukan perubahan stadion kandang dari yang tercantum dalam dokumen lisensi.
Stadion Haji Agus Salim yang menjadi kandang utama sedang menjalani renovasi total, sementara klub sebelumnya mendaftarkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai opsi alternatif.
Musim ini, Semen Padang FC kemudian memilih Stadion Patriot sebagai kandang setelah permohonan perubahan homebase kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak disetujui.
Manajemen menerima sanksi tersebut dan memilih mengalihkan fokus ke pertandingan. Kini, Kabau Sirah berupaya menutup defisit poin tersebut melalui hasil positif di lapangan, termasuk saat bertandang ke markas Persiraja. (*)